Monday, February 9, 2026
HomeBusinessGentengisasi: Ekonomi Rakyat dari Atap ke Atap

Gentengisasi: Ekonomi Rakyat dari Atap ke Atap

Fenomena gentengisasi—yakni tumbuhnya industri genteng tradisional di desa-desa—menawarkan sudut pandang unik tentang perputaran ekonomi rakyat kecil. Di banyak daerah, produksi genteng bukan sekadar usaha rumah tangga, melainkan denyut ekonomi lokal yang menyerap tenaga kerja, menggerakkan bahan baku, dan menciptakan rantai distribusi sederhana. Dari tanah liat hingga ke pasar, siklus ini memperlihatkan bagaimana ekonomi mikro bisa menopang kehidupan sehari-hari.

Dampak langsung terlihat pada lapangan kerja. Industri genteng tradisional biasanya melibatkan keluarga dan tetangga, dengan sistem gotong royong yang memperkuat ikatan sosial. Pekerja tidak hanya memperoleh penghasilan, tetapi juga keterampilan yang diwariskan lintas generasi. Dalam konteks ekonomi rakyat, gentengisasi menjadi contoh nyata bagaimana usaha kecil mampu mengurangi pengangguran di tingkat desa.

Kekuatan ekonomi rakyat bukan terletak pada besarnya modal, tetapi pada konsistensi usaha kecil yang terus berputar.

Perputaran modal juga relatif cepat. Bahan baku tanah liat diambil dari sekitar, proses produksi dilakukan manual, dan hasilnya segera dijual ke pasar lokal. Uang yang diperoleh kembali berputar untuk kebutuhan sehari-hari, dari belanja di warung hingga biaya sekolah anak. Siklus ini, meski sederhana, menciptakan efek domino yang menjaga daya beli masyarakat kecil tetap hidup.

Namun, tantangan tetap ada. Persaingan dengan genteng modern berbahan beton atau metal menekan harga genteng tradisional. Selain itu, keterbatasan akses modal dan teknologi membuat produsen kecil sulit meningkatkan kualitas atau memperluas pasar. Di sinilah kebijakan pemerintah dan dukungan koperasi bisa memainkan peran penting, memastikan gentengisasi tidak sekadar bertahan, tetapi berkembang.

Pada akhirnya, gentengisasi adalah cermin ekonomi rakyat yang berputar dari bawah. Ia menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi tidak selalu lahir dari industri besar, melainkan dari usaha kecil yang konsisten, berakar pada tradisi, dan berorientasi pada kebutuhan lokal. Dari atap rumah sederhana, genteng tradisional menyimpan cerita tentang daya tahan ekonomi rakyat kecil.

Sofyan Y
Sofyan Yhttp://www.rasaboucreative.com
Pendiri Rasabou Creative, hanya seorang musafir digital yang merangkai ide, desain, dan makna untuk perjalanan bersama.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments