Monday, February 9, 2026
HomeLifestyleTravelSukun, Jejak Panjang Buah Roti dari Pasifik

Sukun, Jejak Panjang Buah Roti dari Pasifik

Mengenal sukun berarti menelusuri kisah panjang sebuah buah tropis yang telah melintasi samudra dan peradaban. Di Papua, keripik sukun menjadi oleh-oleh populer dari Sorong hingga Jayapura. Irisan tipis buah ini digoreng garing, menghasilkan camilan gurih dan renyah yang segera akrab di lidah para pelancong.

Dalam tradisi kuliner Papua, sukun hadir dalam beragam olahan: dikukus, dibakar, atau digoreng. Teksturnya lembut dan legit, menyerupai roti. Tak heran bangsa Eropa menjulukinya breadfruit, buah roti tropis yang kaya nutrisi dan energi.

Sejarah sukun berawal lebih dari 3.000 tahun lalu, ketika penutur Austronesia membawanya dalam pelayaran melintasi Samudra Pasifik. Pada abad ke-18, Kapten James Cook menemukan buah ini di Tahiti dan melihat potensinya sebagai sumber pangan tropis. Usulannya kepada Raja George III berujung pada ekspedisi besar untuk membawa bibit sukun ke Karibia.

Pada 1787, Kapten William Bligh memimpin HMS Bounty dengan misi mengangkut lebih dari 1.000 pohon sukun dari Tahiti. Tujuannya adalah menyediakan pangan bergizi bagi para budak di perkebunan Inggris. Ekspedisi ini menandai awal perjalanan sukun ke dunia Barat, sekaligus memperluas jejaknya dari Pasifik ke Atlantik.

Bagi masyarakat Kepulauan Pasifik, sukun bukan sekadar sumber energi, melainkan bagian dari identitas budaya. Saat panen melimpah, buah sukun dikubur di tanah untuk difermentasi, menghasilkan pasta lembut bercita rasa asam. Olahan ini kerap dipadukan dengan santan dan dimasak dalam daun pisang, memastikan sukun tetap hadir di meja makan sepanjang tahun.

Moh. Deni Aripin S.
Moh. Deni Aripin S.
Dengan semangat yang tak pernah padam, mendorong dirinya dan lingkungannya untuk berkembang. Ia memadukan kreativitas, integritas, dan profesionalisme dalam setiap langkah, menjadikannya sosok yang inspiratif, adaptif terhadap perubahan, serta konsisten dalam mencapai tujuan.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments