Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka dengan ketentuan baru mengenai unggahan dokumen prestasi. Calon mahasiswa kini diminta lebih cermat dalam memilih jalur unggah, apakah melalui portal prestasi atau portofolio, karena masing-masing memiliki aturan berbeda.
Aturan pertama berlaku untuk portal prestasi, yang terbuka bagi seluruh peserta SNBP. Di sini, calon mahasiswa dapat menambahkan hingga tiga sertifikat atau piagam. Unggahan ini bersifat opsional dan tidak harus relevan dengan program studi yang dituju. Misalnya, seorang pendaftar jurusan seni tetap dapat menambahkan sertifikat olimpiade sains di portal.
Sementara itu, portofolio menjadi syarat wajib bagi mereka yang mendaftar program studi seni dan olahraga. Dokumen portofolio hanya boleh menyertakan satu prestasi terbaik yang relevan dengan bidang yang dipilih. Ketentuan ini dirancang agar penilaian lebih fokus pada kualitas karya dan pencapaian yang benar-benar mendukung kompetensi calon mahasiswa di bidang tersebut.
Pejabat SNPMB menegaskan bahwa portofolio berfungsi sebagai dokumen terpadu, menampilkan karya sekaligus rekam jejak prestasi. Dengan demikian, penilai dapat melihat keterampilan dan pencapaian secara menyeluruh, bukan sekadar daftar sertifikat. Aturan ini diharapkan membuat proses seleksi lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan program studi.
Kebijakan baru ini menandai langkah penting dalam penyelenggaraan SNBP 2026. Dengan adanya pemisahan antara portal prestasi dan portofolio, calon mahasiswa diharapkan lebih bijak dalam menampilkan pencapaian mereka. Bagi pendaftar umum, fleksibilitas tetap tersedia, sementara bagi prodi seni dan olahraga, fokus pada relevansi menjadi kunci utama.







