Usung Ahok, Seharusnya PDIP Ganti Jargon “Partai Wong Cilik” Menjadi “Partai Wong Licik”

screen-shot-2016-09-21-at-8-35-20-pm

Suaracitizen.com – Keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusung Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sangat menyakiti hati masyarakat Jakarta, khususnya dari kalangan ekonomi menengah kebawah.

Salah seorang warga Manggarai Jakarta bernama Novri mengaku kecewa dengan dukungan PDIP kepada Ahok, pasalnya selama Ahok memimpin Jakarta banyak sekali wargamiskin di Jakarta menjadi korban kebijakanya, banyak yang terkena gusur dan usaha kaki lima semakin sulit.

Novri juga menyarankan akan lebih baik jika PDIP mengubah jargon yang selama ini menjadi jualanya. Partai Wong Cilik diubah menjadi Partai Wong Licik.

“Ga cocok PDIP gunakan jargon Partai Wong Cilik, cocoknya ganti saja menjadi Partai Wong Licik” ujar Novri kepada Islamedia, rabu(21/9/2016).

Senada dengan Novri, pengamat sosial Eko Setiawan juga sangat menyayangkan pilihan PDIP yang mengusung Ahok menjadi gubernur, Eko mengungkapkan bahwa citra Ahok dimata masyarakat Jakarta itu buruk sekali, khususnya masyarakat miskin.

“Ahok tahun 2012 saat mendampingi Jokowi itu berbeda dengan Ahok 2016 saat ini, lebih banyak kebijakan yang menyengsarakan warga miskin Jakarta” jelas Eko.

Menurut Eko Sebagai partai pemenang pemilu di DKI Jakarta sebenarnya PDIP memiliki peluang besar mengajukan kadernya sendiri menjadi Gubernur, seperti Risma yang jelas kinerjanya dibanding Ahok. [islamedia/az]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *