Home / Indonesia / Lagi Asik Berbincang dengan Warga, Ahok Diusir karena Datang Tanpa Pemberitahuan

Lagi Asik Berbincang dengan Warga, Ahok Diusir karena Datang Tanpa Pemberitahuan

Suaracitizen.com – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah berbincang-bincang dengan warga yang tinggal di rumah bedeng yang lokasinya persis dipinggir kali Jatipadang RT 14/ RW 02, tiba-tiba ada dua warga yang berteriak kepada calon gubernur DKI urut dua itu.
“Pak Ahok itu nggak ada KTP-nya Pak, bapak ngapain wawancara di situ,” sela orang itu di lokasi, Jumat (30/12).
Herianudin yang mengaku sebagai ketua Front Pembela Islam (FPI) Pasar Minggu, terlihat kesal kepada Ahok yang sedang berbicara kepada warga pinggiran kali.
Herianudin dan temannya itu menanyakan maksud Ahok datang ke lokasi. Sebab, menurutnya Ahok menyambangi warga Jatipadang tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.
“Betul (dia nggak ada KTP DKI) saya nggak wawancara, ini foto-foto saja. Saya tanya mereka tinggal di sini izin siapa. Kalau bermasalah Anak-anak harus diselamatkan, divaksin walaupun bukan warga sini. Yang penting kemanusiaan,” jawab Ahok.
Kemudian Herianudin menjelaskan lebih lanjut kepada Ahok kalau dia bagian dari pengurus RT setempat.
Terkait kedatangan Ahok, Herianudin merasa tidak dihargai lantaran datang tanpa izin maupun sepengetahuan RT setempat.
“Kami warga asli, penduduk sini, saya data semua ini. Makanya kalau seandainya bapak wawancara mereka, melibatkan semua,” ucap Herianudin dengan nada tinggi.
Rekan Herianudin pun berteriak ke Ahok menanyakan atas undangan siapa cagub petahana itu menyambangi daerah tempat tinggalnya.
“Nggak ada undangan. Cek sungai saja. Boleh dong datang. Kenapa nggak boleh datang? Boleh dong,” jawab Ahok.
Kembali bertanya ke Ahok. “Ini momentum bukan untuk pilkada kan?,” tanya dia.
Seketika nada bicara Ahok langsung meninggi, mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan dirinya memiliki hak yang sama dengan pasangan calon lain jika ingin kampanye.
“Saya mau pilkada juga sah saya. Ini masa kampanye sah saya datang. Saya mau kampanye teriak nomor dua juga sah, boleh,” ucap Ahok meninggalkan lokasi.
“Saya siap digugat, catat nama saya Herianudin warga RT 12,” timpal Herianudin.
Sementara, Ahok menambahkan, bila terdapat warga menolak kedatangannya, apalagi posisinya saat ini yang tengah menjalani kampanye, dirinya hanya meminta agar orang tersebut bisa menyebutkan identitas diri.
Nantinya tim pemenangan akan melaporkan pada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk menindaklanjuti laporan penolakan tersebut. [tnc]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by keepvid themefull earn money