Kami dari Jabar akan Menduduki Jakarta jika Ahok tak Menjadi Tersangka Minggu Depan

Posted on

screen-shot-2016-10-25-at-5-36-58-am

Suaracitizen.com – Ribuan pendemo memadati ruas jalan di depan Gedung Sate, Jalan Dipenogoro, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jumat (21/10/2016) siang.

Mereka berasal dari organisasi Islam yang ada di Jabar.

Pantauan Tribun Jabar (Tribunnews.com Network) para pendemo ini menggunakan seragam dan jubah putih. Ribuan pendemo ini bergerak dari Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai) menuju Gedung Sate dengan berjalan kaki.

Rencananya aksi unjuk rasa itu juga akan dilakukan di depan Gedung Merdeka. Para pendemo ini membawa spanduk dan atribut bendera masing-masing organisasnya.
Perwakilan pendemo, Asep Syarifudin mengatakan, aksi unjuk rasa itu merupakan bentuk desakan umat Islam kepada aparat kepolisian menangkap Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Mereka meminta polisi memenjarakan Ahok setelah melecehkan ayat suci Alquran.

“Perbuatannya sudah sangat melukai hati umat Islam,” kata Asep dalam orasinya.

Asep meminta, polisi segera menetapkannya sebagai tersangka atas kasus penistaan agama yang telah dilaporkan ke Mabes Polri.

Pihaknya pun mengancam akan berangkat ke Jakarta melakukan aksi dengan kekuatan massa yang banyak.

“Kami dari Jabar akan menduduki Jakarta jika Ahok tak menjadi tersangka minggu depan. Ada 40 elemen gerakan masyarakat Islam di Jabar akan ke Jakarta,” ujar dia.

Aksi unjuk rasa berlangsung sekitar satu jam. Selain berorasi, para pendemo juga mendengarkan lantunan ayat suci Alquran di sela-sela unjuk rasa. Aksi unjuk rasa itu dikawal ketat aparat kepolisian. (cis)