Home / Indonesia / DI ZAMAN RASULULLAH, SUARA INI SANGAT DICINTAI, SEKARANG BANYAK YANG MEMBENCI

DI ZAMAN RASULULLAH, SUARA INI SANGAT DICINTAI, SEKARANG BANYAK YANG MEMBENCI

Screen Shot 2016-08-30 at 9.01.43 PM

Suaracitizen.com – Betapa jauhnya jaman kita dengan jaman sahabat Nabi. Tidak cuma rentang saat pada keduanya, namun lebih dari itu, perbedaan karakter penghuni zamannya.

Ada banyak hal yang dahulu dijauhi beberapa sahabat Nabi, saat ini malah didekati. Banyak juga hal yang dahulu dicintai para teman dekat Nabi, sekarang ini malah banyak yang benci. Diantara contoh hal yang terakhir disebutkan ini yaitu adzan Subuh.

Dahulu, beberapa teman dekat Nabi selekasnya bergegas saat mendengar nada adzan, terutama adzan Subuh. Laksana panggilan kekasih yang demikian syahdu untuk ditinggalkan, beberapa teman dekat selekasnya menuju masjid saat adzan bergema.

Tidak cuma mereka yang tempat tinggalnya dekat sampai tinggal mengambil langkah. Bahkan juga yang tempat tinggalnya jauh juga selekasnya bergegas. Mereka sukses melawan udara dingin serta rasa malas.

Pernah satu saat, seseorang teman dekat yang tempat tinggalnya jauh menyebutkan menginginkan geser tempat tinggal supaya lebih dekat dengan masjid Nabawi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam malah memotivasinya, kalau makin jauh perjalanan, makin banyak langkah menuju masjid, pahalanya makin besar. Teman dekat tadi juga tak jadi geser. Ia malah lebih semangat shalat jamaah.
Tidak cuma mereka yang sehat prima yang selekasnya menyongsong seruan adzan. Teman dekat yang fisiknya tidak prima juga bersegera menyongsong cinta Allah waktu adzan tiba.

Pernah satu saat, seseorang teman dekat yang buta memohon izin pada Rasulullah supaya diijinkan shalat dirumah lantaran ia tak mempunyai penunjuk jalan.

”Wahai Rasulullah, saya tak mempunyai penunjuk jalan yang bisa mengikuti saya untuk mendatangi masjid, ” kata lelaki yang tidak lain yaitu Abdullah bin Ummi Maktum itu.
Mendengar udzur itu, Rasulullah memberi kemudahan padanya. Tetapi saat ia akan beranjak, Rasulullah memanggilnya lagi lantas ajukan pertanyaan, “Apakah engkau mendengar adzan? ”.
“Iya, wahai Rasulullah”.
Jadi Rasulullah juga bersabda, ”Penuhilah seruan (adzan) itu. ”

Selanjutnya, Abdullah bin Ummi Maktum jadi orang-orang pertama yang datang ke masjid. Bahkan sebelum adzan bergema. Lantaran dialah yang mengumandangkan adzan Subuh.
Bersama Abdullah bin Ummi Maktum, banyak sahabat yang sudah ada di masjid sebelumnya fajar tiba. Saat fajar tiba, mereka menyampaikan pada teman dekat yang diabadikan dalam Surat Abasa itu : “Fajar sudah tiba, adzanlah. ”

Masya Allah… sekianlah para teman dekat begitu menyukai adzan Subuh serta bergegas penuhi panggilan-Nya untuk shalat.

Tetapi sekarang ini, banyak orang yang terganggu dengan adzan Subuh, bahkan juga ada yang terasa butuh mengatur volume adzan. Banyak juga orang yg tidak mempedulikan adzan. Tidak cuma adzan Subuh. Ia mendengar panggilan shalat itu, namun ia mengabaikannya. Na’udzubillah.

Sumber:Muchlisin BK/beritaislami. org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by keepvid themefull earn money