Category Archives: Nasional

Menurut Peta Langka Abad ke-17, Begini Penampakan Indonesia

Screen Shot 2016-07-15 at 2.14.44 AM

Suaracitizen.com – Ini sebuah peta langka wilayah timur Indonesia. Dibuat pada akhir abad ke-17. Uniknya lagi, peta kuno ini sudah menggunakan banyak warna. Tak hanya hitam dan putih saja, seperti kebanyakan peta yang dibuat zaman itu.

Peta ini dibuat oleh Antoine de Winter, seniman dari Amsterdam, Belanda. Gambar ini diterbitkan oleh pembuat peta asal Prancis, Nicolas Sanson d’Abbeville pada 1600-1667.

Dalam edisi Belanda peta ini terbit dalam Pocket Atlas of Asia c. 1653. Berikut penampakan wilayah Indonesia bagian timur dalam peta tersebut:

Menurut Peta Langka Abad ke-17, Begini Penampakan Indonesia

Dalam peta ini terlihat kepulauan Indonesia bagian tmur dan Papua Nugini, termasuk Maluku Utara (Ternate dan Tidore) serta Kepulauan Banda yang menghasilkan vanili dan pala.

Peta itu sekarang masih dalam kondisi sangat bagus. Menurut laman bartelegallery.com, peta ini dihargai US$ 590 atau sekitar Rp 7,8 juta. Anda berminat?

HEBAT!! “KENAPA KAMU BERANI HENTIKAN MOBIL SAYA?” JAWABAN BINTARA INI BIKIN KAPOLDA NTB MERINDING

Screen Shot 2016-07-06 at 7.30.06 PM

Suaracitizen.com – Beberapa waktu yang lalu, dua polisi berpangkat Brigadir melakukan langkah berani. Mereka menghentikan mobil Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) ketika ada seorang nenek yang akan menyeberang.

Aksi Brigadir Ketut Surya Ningrat dan Brigadir Indra Jaya Kusuma itu ternyata dilakukan secara sadar meskipun yang mereka hentikan adalah Kapolda. Mereka tidak takut dipecat atau mendapat resiko lainnya dalam hal karir.

Atas aksi nekat itu, keduanya dipanggil Kapolda NTB untuk berdiri di belakangnya saat apel pagi, Senin (27/6/2016). Di hadapan seluruh jajaran pejabat dan prajurit Polda, keduanya ditanya.
“Coba jelaskan sekarang, kenapa kamu berani hentikan mobil saya. Padahal saya pakai mobil dinas, pakaian dinas,” tanya NTB
Brigjen Pol. Drs. Umar Septono sembari menyerahkan microphone kepada Ketut. Karena saya bekerja untuk masyarakat. Saya diberikan tugas untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, bukan melayani pimpinan,” jawab Ketut dengan tenang, disambut tepuk tangan peserta apel.

“Saya pun merinding ini. Seorang Bintara berani menjawab di depan Jenderal. Kenapa dia nggak takut? Karena dia berharap ridho Tuhan yang Maha Kuasa. Nasib dia Tuhan yang ngatur, bukan Kapolda. Dan dia tidak takut itu, dengan kewenangan arogansi Kapolda-nya,” kata Umar memuji jawaban itu.
[sociallocker]

“Ini tolong diimplementasikan ke seluruh lapis pelayanan! Yang reserse, yang apa itu, kalau melayani rakyat, rakyat kecil, Anda harus lebih takut daripada Anda melihat yang pakai dasi. Kalau yang berdasi Anda sudah siap-siap, takut nanti dilaporkan Kapolda pelayanannya gak bener. Kalau rakyat kecil, salah, salah aja, gak bakalan berani lapor ke mana-mana. Yang mulutnya dia gak tahu melapor.. tapi hatinya dengan Tuhan komunikasi. Dan Anda harus terbayang, setiap kali Anda akan memeriksa, ini Tuhan ada di sini saudara-saudara sekalian. Semua. Yang Shabara, Patroli, Tuhan di sini. Kalau pun puasa, lakukan dengan semangat. Kalau sudah yakin dulu, Tuhan di depan saya, ini lihat saya ini, semuanya pekerjaan selesai seperti itu,” lanjut Umar.
Sumber : beritaislam24h.com[/sociallocker]

((Video)) Jokowi Datang, Tapi Warga Sibuk Angkat Jemuran Pakaian Dalam

123321

Suaracitizen.com – Ratusan warga Kampung Pulo Geulis RT 04/04, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat memenuhi gang kecil di kampung itu karena penasaran dengan beredarnya kabar kedatangan Presiden Joko Widodo ke tempat tinggal mereka. Suasana di Kampung Pulo Geulis ini mendadak ramai, Warga yang sebelumnya berada di dalam rumah tiba-tiba mereka langsung berkumpul ke jalanan untuk memastikan akan kabar tersebut.

“Bener Pak Jokowi mau ke sini, wah harus ganti baju dulu nih,” kata seorang warga dengan wajah sangat senang.

[sociallocker]Seperti yang dilansir TribunnewsBogor.com, Selasa (28/6/2016). Bapak Hamzah yang tidak lain adalah ketua RW 04, beliau mengatakan kalau ia diberi kabar bahwa Bapak Jokowi akan datang ke kampungnya.

“Iya tadi dikabarin langsung sama protokolernya. Tadi juga ada dari Kodim, Korem, Polres Bogor Kota ke sini,” Hamzah juga kaget mendengar rencana kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini yang dikabar kalau Bapak Jokowi akan membagian 1.000 bingkisan untuk lansia dan warga kurang mampu.

Ketua RW tersebut juga telah meworo-woro warganya untuk menjaga kebersihan di lingkungannya, ini termasuk jemuran-jemuran yang menggantung di depan rumah harus dirapikan. *[sm/bapernet.com] [/sociallocker]

Astaghfirullah… Curiga Dengan Dada Hajah Isnaini, Akhirnya Petugas Terkejut Saat Buka Paksa

Screen Shot 2016-06-27 at 1.37.37 AM

Suaracitizen.com – Bu Hajah ini tak bisa berkutik saat digelandang petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, Minggu pagi (7/2/2016). BH yang membungkus dada besar wanita paruh baya itu lalu dibuka paksa. Lalu?

Meski sudah bergelar Hajah, ibu ini tetap melakoni bisnis haram, yakni bisnis n4rkob4 jenis ekstasi dan s4bu. Wanita bernama lengkap, Hj Isdiani (54) ini, Minggu pagi (7/2/2016), ditangkap petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumut, karena membawa 1.500 butir pi1 ekst4si dan 1 ons s4bu.

Untuk mengelabui petugas, barang haram itu disembunyikan wanita dengan panggilan Bu Hajah ini di dalam BH nya. Calon penumpang Lion Air JT 913 tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) itu ditangkap petugas saat melewati security check point.

Petugas sejak awal sudah curiga dengan wanita parubaya warga Jalan Poros Bontang, Desa Suka Rahmad, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Samarinda ini. Pasalnya, (maaf) bagian dadanya terlihat sangat besar meski telah ditutupi hijabnya yang panjang.

Saat melewati security check point petugas Avsec yang melaksanakan tugas profeiling lalu melakukan pemeriksaan badan body searching. Wanita itu diminta membuka pakaian dan BH yang membungkus dadanya yang besar.

[sociallocker] Bu Hajah pun tak bisa berkuti saat petugas menemukan 1 ons s4bu dan 1.500 butir pil ekstasi. “Ibu itu ditangkap karena membawa 1500 butir ektasi dan 1 ons s4bu. Barang bukti tersebut disimpan oleh yang bersangkutan di payudara. Hajah Isdiani ini sejak awal sudah dicurigai dari gerak-geriknya, sehingga dilakukan pemeriksaan badan,” jelas Humas KNIA, Wisnu Budi Setianto.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Hj Isdiani lalu diserahkan ke Polres Deliserdang untuk proses hukum selanjutnya.

“Yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian untuk dicari tahu siapa bandar n4rk0ba di balik pengiriman barang haram itu,” tandasnya.

sumber: medansatu.com[/sociallocker]

HEBOOOHHHH,,,” WARGA TIONGHOA INGIN USIR KITA DARI INDONESIA,,,BAGIKAN KESELURUH WARGA INDONESIA AGAR TAU BAGAIMANA TANGGAPAN MEREKA !!!

Screen Shot 2016-06-26 at 12.10.59 AM

Di salah satunya media sosial tepatnya di Group Beranda JOKOWI DAN AHOK seseorang yang bernama Steven buat satu pernyataan yang begitu RASIS, tersebut
tulisannya :
Ini yakni bentuk provokasi yang harusnya tidak dapat di buat, ini bakal menyulut masalah dan bakal jadi sumber persoalan besar kelak,
terutama untuk Warga Pribumi serta Keturunan Tionghoa yang ada di Negara Republik Indonesia ini.

[sociallocker]

Semestinya dia..!!!!!!!

(STEVEN) harus memikirkan dengan jeli dan fikirkan momen waktu lalu pada th. 98, dimana kerusuhan yang demikian miris dimana sebagian orang Keturunan Tionghoa di b4nt4i.

Dan Pada Pihak Kepolisin mesti mengusut ini, karena sudah bikin satu provikasi yang bisa menyulut kerusuhan di NKRI ini dan berikut sepatutnya dimaksud dengan T3R*RIS.[/sociallocker]

SUMBER : mediamasakini.com

INDONESIA MENANGIS LAGI..!!! TRAGEDI YANG SANGAT MENCURI PERHATIAN DUNIA! PEMBNUH4N MASSAL B0NUH DIRI YANG TERJADI DI KALIMANTAN! YANG SANGAT MENGGEMPARKAN INDONESIA?

TRAGEDI

Suaracitizen.com – Publik Indonesia beberapa pekan terakhir dikejutkan oleh migrasi massal ratusan pengikut sisa organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ke Kota Mempawah, Kalimantan Barat. Munculnya isu kalau grup tani ini menyebarkan aliran sesat memicu pembakaran warga serta pelanggaran hak asasi berat pada komunitas Gafatar. Pemerintah saat ini secara bertahap memulangkan pengikut Gafatar ke daerah asalnya.

Lepas dari sesat tidaknya Gafatar, tetapi sekte minoritas maupun organisasi kultus banyak sekali jumlahnya di dunia. Ada yang mencampurkan ajaran semua agama samawi sampai memuja alien.

[sociallocker]Hanya saja, mesti diakui beberapa dari gup keagamaan minoritas itu mencatat sejarah kelam. Selain dikira sesat oleh rohaniwan arus utama, sebagian sekte sempalan bertindak ekstrem. Mulai dari mengajarkan kekerasan, menculik orang, sampai mengajak anggotanya bun*h diri massal.

Untuk perilaku paling ekstrem berupa bun*h diri massal itu, ada empat sekte minoritas di dunia yang terdaftar pernah melakukannya. Semua sekte itu saat ini resmi dikira sesat, asetnya diambil, dan kegiatannya dilarang oleh pemerintah masing-masing.

Di mana saja narasi tragis bun*h diri massal pengikut sekte keagamaan pernah terjadi? Berikut daftarnya merujuk TIME dan Daily Mail : *[sm/kabarterhangat.com] [/sociallocker]

TERUNGKAP!! Video Latihan Mengerikan TNI Yang Membuat Negara Luar Ketakutan

tentera

Suaracitizen.com – Ternyata kehebatan tetantara Nasional Indonesia sejak dulu sudah diakui kehebatannya, Bahkan belum lama ini beredar video latihan yang dilakukan calon prajurit TNI rupanya bikin kagum media asal Inggris. Apalagi, latihan tersebut menggunakan peluru tajam yang setiap saat dapat merenggut nyawa prajurit.

[sociallocker]Dikutip dari harian Daily Mail, Kamis, mereka memuat video latihan prajurit TNI dengan judul ‘Lihat latihan mengerikan di Indonesia sebagai prajurit menghindari Peluruh Tajam dari senapan serbu saat merayap di dalam lumpur’. Latihan yang dimaksud adalah doper.

Video itu memperlihatkan enam prajurit dari Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU, di mana mereka dilatih dua orang dengan peluru asli. Dua pelatih tersebut menggunakan senapan semi otomatis AK-47 buatan Soviet. [/sociallocker]

Baca dan Lihat Videonya Di Halaman Berikut :

SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG LANTARAN KELAPARAN, HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS..!!! DAN YANG DILAKUKAN OLEH HAKIM SUNGGUH MENGEJUTKAN… TOLONG BAGIKAN SUPAYA MENJADI CONTOH HAKIM DI INDONESIA

nenek

Diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung memerhatikan tuntutan jaksa PU pada seseorang nenek yg dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih kalau hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar, …. tetapi manajer PT A* K (B group) tetaplah pada tuntutannya, supaya jadi contoh untuk warga yang lain.

Hakim Marzuki menghela nafas., dia memutus di luar tuntutan jaksa PU, ‘maafkan saya’, tuturnya sembari melihat nenek itu,. ‘saya tidak bisa bikin pengecualian hukum, hukum tetaplah hukum, jadi anda mesti dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah apabila anda tdk dapat bayar jadi anda mesti masuk penjara 2, 5 th., seperti tuntutan jaksa PU’.

[sociallocker]Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, smtr hakim Marzuki mencopot topi toganya, buka dompetnya lalu mengambil & memasukkan duit 1jt rupiah ke topi toganya dan berkata pada hadirin.

” Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda pada setiap org yg ada diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yg membiarkan seseorg kelaparan hingga mesti mengambil untuk berikan makan cucunya, sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lantas berikanlah semuanya akhirnya pada terdakwa.

Hingga palu diketuk serta hakim marzuki meninggaikan ruangan sidang, nenek itupun pergi dgn mengantongi duit 3, 5jt rupiah, termsk duit 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT A K* yg tersipu malu lantaran sudah menuntutnya.

Sungguh sayang kisahnya luput dari pers, lantaran pemerintah malu sebab mereka cuma dapat kuras duit rakyat serta menghakimi rakyat kecil.

Kejadian ini sungguh menarik seumpamanya ada rekan yg dapat memperoleh dokumentasi kejadian ini dapat di berbagi di media tuk jadi contoh pada aparat penegak hukum lain utk bekerja memakai hati nurani serta mencontoh hakim Marzuki yg berhati mulia.
SUBHANAALAH,,,,,,,

tolong share ya kawan *[sm/sehatitumahal.com] [/sociallocker]

ANDA JANGAN LANGSUNG MAU KALAU DI TILANG, TANYAKAN INI DULU SEBELUM ANDA DI TILANG, ORANG INI MALAH DI GINIIN, SUNGGUH KEJAM

Screen Shot 2016-06-04 at 10.52.38 AM

Suaracitizen.com – Dalam peraturan perundang-undangan sudah sangat jelas menyebut setiap tindakan razia wajib memasang pelang sekurang-kurangnya 100 meter dari lokasi petugas terdepan berjaga.

Mirisnya, tak hanya melanggar, tiga polisi lalu lintas malah memukul pengendara yang ingin memastikan legalitas razia tersebut.
[sociallocker]
Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) M. Nasser menilai, tindakan tersebut tidak seharusnya dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Mengingat tugas dari Polisi adalah menolong, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, bukan malah sebaliknya.

Menurut Nasser, kasus di atas seharusnya memberikan cukup alasan atasan ketiga polisi tersebut memberikan sanksi tegas. Jika ketiga polisi tersebut tidak diberi sanksi, maka citra Bhayangkara di mata masyarakat akan makin menurun. “Polisi adalah teman masyarakat, kalau ada seperti ini tidak benar.

Untuk itu harus ditindak keras enggak bisa dibiarkan dan penting.

Karena kalau ada buah apel yang busuk itu dalam satu keranjang itu hanya tinggal menunggu waktu apel yang lain busuk. Maka sanksi hukuman harus jelas dan tegas,” katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (17/5) malam.

Nasser menambahkan, tiga anggota kepolisian tersebut telah mencederai usaha dari Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti dalam memperbaiki citra petugas berseragam cokelat tersebut di hadapan masyarakat.

Sebagai penegak hukum, seharusnya mereka melakukan tindakan sesuai dengan prosedur standar yang ada, bukan malah melanggar aturan tersebut.
“Tindakan ketiga anggota kepolisian itusebetulnya, menurut saya tidak benar karena sangat mengganggu upaya pimpinan Polri untuk memperbaiki citra dalam rangka mendapat kepercayaan
publik, dan itu

tidak bagus serta tidak

sesuai dengan SOP (Standard Operational Prosedur),” jelas Nasser.

“Polisi harus menolong, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Bahkan kalau ada masyarakat memiliki problem diberikan semacam pertolongan bukan dengan memarahinya, kalau benar dipukul maka sangat keterlaluan,” sambungnya.

Di sisi lain, Nasser berharap masyarakat turut ambil bagian dalam perbaikan citra kepolisian. Untuk itu dia meminta agar jika ada tindakan serupa kembali terjadi untuk segera mencatat nama petugas tersebut.

Bahkan jika memang memungkinkan untuk tak segan-segan memfotonya. Tapi data tersebut bukannya dimasukan ke media sosial, melainkan dilaporkan kepada pihak yang lebih berwenang.

“Masyarakat apa yang harus lakukan, jika polisi yang seharusnya menolong, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat tidak memberikan seperti itu? Masyarakat enggak usah takut, difoto orangnya lalu dibawa ke kantor polisi. Misalnya yang tiga orang tadi di Ciputat, tidak perlu harus dibawa (laporannya) ke Ciputat, Tangerang, cukup dibawa ke Polsek terdekat dilaporkan. Sangat penting itu,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, kejadian pemukulan pengendara oleh tiga orang polisi tersebut dialami Wisnuhandy Widyoastono.

Lewat akun Facebook miliknya, Selasa (17/5), Wisnu mengaku dipukuli tiga anggota kepolisian. Aksi kekerasan itu berlangsung saat dia menanyakan surat tugas mereka.

Bukannya dipenuhi, beberapa petugas malah memarahinya hingga membuat Wisnu beberapa kali menjelaskan alasannya menanyakan surat tugas tersebut. Tanpa diduga, salah satu polisi langsung memukul kepalanya, kemudian diikuti dua rekan lainnya.

Mirisnya, komandan yang berada di depan korban hanya berdiam diri.

Tak ada upaya untuk mengatasi aksi anak buahnya, ketika korban terpojok barulah atasan ketiga polisi tersebut memisahkan mereka. *[sm/beritapalingwow.com] [/sociallocker]

Rusak dan Berlubang, Jalan Kersana – Tanjung Ditanami Pohon Pisang

Rusak dan Berlubang, Jalan Kersana-Tanjung Ditanami Pohon Pisang

Suaracitizen.com – Massa yang tergabung dalam LSM Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) menggelar aksi unjuk rasa dengan menanam pohon pisang pada lubang di Jalan raya Kersana-Tanjung, Jumat (27/5). Aksi tersebut mereka lakukan lantaran kecewa dengan kondisi jalan yang dibiarkan rusak parah.

Usai penanaman pohon pisang, mereka kemudian bergerak menuju kantor Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Brebes. Usai berorasi, perwakilan massa akhirnya diterima pejabat Dinas PU dan Tata Ruang untuk menyampaikan aspirasinya.

[sociallocker]Koordinator Lapangan (Kolap) Aksi, Cipto Hadi mengatakan, pada 2015 lalu, ruas jalan tersebut mendapatkan giliran dana pemeliharaan jalan sebesar Rp500 juta atau setengah miliar. Pada saat pelaksanaan pemeliharaan jalan selesei, dia pun melayangkan surat nomor
120/KOMCAB LP-KPK/X/2015 kepada Dinas PU dan Tata Ruang Brebes.

“Melalui surat itu kami menyampaikan teguran terhadap dinas terkait. Pasalnya, ruas jalan sudah rusak,” katanya.

Tetapi, papar Cipto, Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Brebes sama sekali tidak menanggapi dan merespon suratnya. Karenanya, dia menganggap dan menduga pembangunan jalan tersebut diduga semuanya tidak sesuai dengan spek. Sehingga kualitas jalan sangat buruk.[/sociallocker]

Baca Di Halaman Selanjutnya :