Category Archives: Muslimah

Mengapa Wanita Sering Menangis? Inilah Jawabannya

Screen Shot 2016-07-27 at 6.33.44 PM

Suaracitizen.com – Mengapa Wanita Sering Menangis? Inilah Jawabannya – Wanita adalah makhluk Allah yang diciptakan dengan penuh kelembutan dibandingkan dengan kaum pria, oleh karena itu dengan sifat alaminya ini pulalah kaum wanita lebih sering menangis jika dibandingkan dengan kaum pria.

Menangis atau meneteskan air mata tidaklah dilarang, bahkan menangis di dunia ini lebih baik bagi kita, ketimbang menangis di akhirat kelak.

Menangis bukanlah sebagai pribadi cengeng, atau adanya nuansa kelemahan,menangis bisa memantulkan kekuatan, dan kedalaman penghayatan dalam qalbu yang melahirkan ketenangan, ketentraman dan kabahagiaan.

Kepekaan perasaan adalah merupakan kodrat seorang wanita,sehingga tak kuasa membendung linangan air matanya,karena itu mengapa Wanita Sering Menangis?

Karena Wanita itu Unik. Wanita diciptakan oleh Allah SWT sebagai Makhluk Istimewa.

Ia di kuatkan bahunya untuk menjaga anak-anaknya.

Ia di lembutkan hatinya untuk memberi rasa aman.

Ia di kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia.

Ia di teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah.

Ia di beri naluri untuk mencintai anak-anak dalam keadaan apapun.

Ia di kuatkan batinnya untuk tetap menyayangi walau dikhianati oleh teman, walau disakiti oleh orang-orang yang ia sayangi.

Wanita adalah mahluk yang kuat sekaligus mahluk istimewa,Tapi jika suati saat dia Menagis, itu karena Allah SWT memberi air mata untuk membasuh luka bathinnya, dan memberi kekuatan baru. “Wanita Engkau Istimewa” sangat bangga dilahirkan sebagai seorang Wanita.

Nasehat Untuk Kaum Wanita Yang Akan Menikah

Screen Shot 2016-07-27 at 6.30.27 PM

Suaracitizen.com – Nasehat Untuk Kaum Wanita Yang Akan Menikah – Menjadi seorang istri yang sholehah hendaknya menjadi sebuah cita-cita bagi setiap wanita muslimah dalam hidup ini. Karena dengan menjadi istri yang sholehah kelak ia akan menjadi bidadari di syurga Allah SWT.

Lalu bagaimanakah langkah-langkah bagi seorang wanita agar menjadi istri yang sholehah? Berikut ini uraian singkatnya.

Wanita Sholehah pada hakikatnya mengakui bahwa ridha Allah SWT bergantung kepada keridhaan suaminya. Oleh karena itu ia senantiasa berusaha maksimal taat dan memenuhi hak-hak suaminya,mengharap keridhaan suaminya dan menjauhi kemurkaan suaminya.

Nasehat Untuk Kaum Wanita Yang Akan Menikah

Rasulullah SAW Bersabda: “Wahai sekalian Kaum Wanita, Bertaqwalah kepada Allah dan peganglah keridhaan suamimu.”

“Sesungguhnya seorang istri jika mengetahui hak-hak suaminya, niscaya ia akan berdiri selama makan siang dan makan malamnya.” (H.R. Abu Nu’aim).

Hadits diatas dapat kita pahami bersama, bahwa taat yang dimasud adalah taat yang diselaraskan dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Ketika ia berhadapan dengan perintah, maka ia segera melaksanakan dengan penuh hati dan keikhlasan.

Dan ketika berhadapan dengan larangan Allah SWT, maka ia pun segera meninggalakanya segala larangan tersebut.

Demikian juga dengan wanita sholehah, dari sekian banyak akhlaq mulia yang dimilikinya, satu diantaranya adalah ketaatannya dengan suami, selama perintah dan larangannya selaras dengan apa yang diperintahkan, dan dilarang oleh Allah SWT, maka ia akan berusaha memenuhi semua hak-hak suaminya.

Tapi bila suaminya lalai dalam menunaikan perintah Allah SWT, ia selalu mengingatkan suaminya.

Pada intinya adalah bahwa seorang istri yang sholehah senantiasa menjaga ketaatannya pada suami dan menjaga kehormatan dirinya, serta menjaga lisannya terhadap suami dengan tidak menyakiti suaminya dengan sikap dan perkataannya.

Sumber : http://kesyurgabersamamu.blogspot.co.id/2016/06/nasehat-untuk-kaum-wanita-yang-akan.html

Akhi, Seberapa Pantaskah Engkau Untuk Ku Nanti?

Screen Shot 2016-07-27 at 6.27.52 PM

Suaracitizen.com – Akhi, Penantian panjang untuk menunggu akan aku lewati hanya untukmu, meski seribu kebimbangan menghantuiku, meski ribuan keraguan menjelma atas janjimu.

Aku hanya takut, benarkah kau pantas untuk ku nanti?

Akhi, Ku sembunyikan hati ini untuk memilih menantimu karena ku tahu aku sangat mencintaimu. Namun bukan berarti cinta ini mampu membutakanku agar aku menerima ketikdak pastian.

Aku hanya tak tahu, benarkah kau pantas untuk ku nanti?

Akhi, Senyumku ini akan ku leburkan bersama dakwah bersama pendamping yang mampu menuntunku pada Illahi.

Bagaimana aku sanggup untuk tahu bahwa kau adalah seorang yang tepat untukku, sedangkan kau sendiri pun tak tahu.

Berilah aku jawaban, benarkah kau pantas untuk ku nanti?

Akhi, Bersamamu ku sadari hati ini ingin menetap, hingga waktu memberiku jawaban bahwa kau adalah pemilik hati ini.

Namun sadarilah, bila aku harus tetap menanti sedangkan kau pun tak tahu sampai kapan aku harus menanti, hati terus mengusik kesadaranku.

Maka pastikanlah jawabanmu, benarkah kau pantas ku nanti?

Bila kau memang pantas aku nantikan, ijinkan aku memintamu untuk segera meminang ku dalam kesendirian.

Jangan biarkan aku dalam ragu, yakinkanlah hatiku.

Bila kau memang pantas aku nantikan, segera palingkan aku dalam kepahitan janji.
Besegeralah datangi kedua orang tuaku, jangan kau terus biarkan aku menanti dengan alasan-alasan yang tak pernah aku mengerti.

Bila kau memang pantas aku nantikan, biarkan cinta yang ada di hatimu tersimpan rapat sebelum kau halalkan aku. Jangan kau impikan aku dengan cintamu.

Karena harapan yang diberikan kadang memang lebih besar daripada apa yang mampu dijalani, apalagi bila kekasih hati pujaan jiwa yang memberikan.

Atas nama cinta, seribu tahun pun mau menanti asal bisa dimiliki sang kekasih.

Sumber: Wahai Calon Imamku, Jemput Aku Menjadi Bidadarimu.

Jika Kelak Engkau Melamarku

Screen Shot 2016-07-27 at 6.20.49 PM

Suaracitizen.com – Jika engkau melamarku karena pelarian dari sakit hatimu, maka ku kan merasa bangga, karena akulah dahan yang terkuat dari ranting yang terpilih.

Jika engkau melamarku karena ku kan kau jadikan isteri kesekianmu, maka ku kan merasa terhormat, karena akulah ladang kesabaran dalam keindahan berbagi rasa.

Jika engkau melamarku karena kau terpaksa oleh pihak – pihak tertentu, maka ku kan merasa tersanjung, karena akulah kebenaran yang harus ditelan oleh kenyataan yang terbaik.

Jika engkau melamarku karena kau takut menjadi bujangan tua, maka ku kan merasa dipuji setinggi langit, karena aku lah perempuan yang kau nantikan itu.

Jika engkau melamarku karena berharap kekayaan dariku, maka ku kan sangat bersyukur, karena doamu itu senyatanya doa, dan aku kan selalu berenang dari samudra keberkahan.

Jika engkau melamarku, karena tertegun oleh kecantikanku, maka ku kan merasa berada di surgawi, karena akulah bidadari dalam mimpi-mimpimu.

Jika engkau melamarku, karena tak ada lagi perempuan yang mau padamu, maka ku kan merasa berbahagia, karena engkau telah ditarbiyah Tuhan untuk menjadi milikku.

Jika engkau melamarku, karena nafsu birahimu, maka ku kan merasa menjadi perempuan sejati, karena akulah hiasan terindah bagi penciptaan bumi dan langit.

Jika engkau melamarku, karena garis keturunanku, maka ku kan merasa menjadi dewi dewi pewayangan, yang meneteskan darah suci bagi garis sejarah hidupmu.

Jika engkau melamarku, karena kecerdasanku , maka akulah kegemilangan yang dinantikan itu.

Jika engkau melamarku, karena cinta sejati, maka ku kan menolaknya, karena cintaku telah kuhabiskan untuk Tuhan ku, dan jalan indah mengabdi pada-Nya.

Jika engkau melamarku, lamarlah aku karena-Nya, agar kita tetap bersama-sama menuju keridhaan-Nya.

Sumber : http://kesyurgabersamamu.blogspot.co.id/

Duhai Kanda, Calon Imam Dalam Sholatku, Apa Kabarmu Hari Ini?

Screen Shot 2016-07-27 at 6.17.28 PM

Suaracitizen.com – Duhai Kanda, Calon Imam Dalam Sholatku, Apa Kabarmu Hari Ini? – Kanda, apa kabar? Semoga saat ini engkau dalam keadan baik-baik saja, lelahku dan juga lelahmu dalam masa penantian ini semoga tetap di jalan-Nya.

Semoga, mendung ini dapat kau nikmati juga, agar engkau merasa sejuk setelah seharian bercampur debu.

Kanda, semoga saat ini Allah menjaga hati, mata, pendengaran dan jiwamu, menjaga semua yang ada padamu, untukku.

Akupun sama, semoga Allah membantu untuk menjaga kehormatan, jiwa dan jasadku, menjaga semua yang ada padaku, untukmu. Karena-Nya semata.

Kanda, tahukah engkau? Saat ini aku berdoa untuk keselamatanmu, Semoga saat ini engkau masih teguh di jalan yang Dia bentangkan untukmu.

Kanda, Entah engkau ada dimana saat ini, aku tak ingin melukis jasadmu, aku tak ingin menerka tentangmu.

Tahukah engkau kanda? aku mencintaimu sebelum mata ini memandang, sebelum telinga ini mendengar, sebelum nafsu dunia merusak semua ketulusanku atas siapapun kau, dan aku ingin menjaganya tetap begitu Sederhana.

Duhai Kanda, semoga engkau pun melantunkan doa yang sama pada pemilik kita, karena takdirku, takdirmu hanya ada dalam genggaman-Nya, dan kita tak akan pernah tahu itu.

Kanda, dalam sujud-sujud panjangku, aku merayu-Nya, menyelipkan sebuah doa, semoga aku pantas mendampingimu.

Kanda, entah dimana dirimu berada, namun, ada hormat, rindu dan kepercayaan yang memberiku selaksa ketulusan menanti dirimu.

Duhai Kanda, sungguh aku hanya ingin menjaga diriku dan jiwaku, mempersiapkannya, menempanya, agar jika suatu saat Dia berkehendak membuat skenario tentang kita, aku telah siap menapaki jalan yang kita pilih hanya bersamamu, hingga hanya Dia muara akhir semua cerita cinta kita, Aamiin.

Kisah Gadis Pemesan Kamar di Neraka Jahanam

Screen Shot 2016-07-25 at 7.44.19 PM

Suaracitizen.com – Neraka merupakan tempat pembalasan bagi orang-orang yang di selama hidupnya berbuat dosa atau maksiat. Di tempat ini, manusia akan disiksa dengan balasan yang amat pedih sesuai dengan perilakunya selama di dunia.

Tentu saja hal tersebut membuat semua orang merasa takut akan hari pembalasan dari Allah. Bahkan banyak orang yang kemudian berlomba-lomba untuk mengerjakan amalan kebaikan dan menjauhi segala hal yang bisa berakibat dosa bagi dirinya.

Namun ternyata ancaman akan pedihnya siksaan neraka tersebut tidak membuat seorang gadis di Mesir merasa takut. Ia justru memesan satu kamar di neraka jahaman. Sebenarnya apa yang terjadi? Berikut kisah selengkapnya.

Kisah tersebut bermula pada suatu hari, seorang gadis berusia sekitar 20 tahun di Mesir menaiki bis mini yang bertujuan ke wilayah Iskandariah. Ternyata, meskipun tempat ia tinggal terkenal dengan tradisi keislaman namun ia menggunakan pakaian yang tidak menutup aurat dan justru menyolok mata. Hal ini dikarena gadis tersebut sudah terpengaruh dengan cara hidup Barat.

Pakaian yang dikenakannya itu agak tipis dan terlihat seronok, sehingga memperlihatkan bagian yang seharusnya disembunyikan dari pandangan orang yang bukan mahramnya. Tentu saja pemandangan seperti ini mengganggu dan tidak membuat nyaman bagi orang lain.

Hal ini juga dirasakan oleh seorang tua yang rambutnya sudah beruban. Merasa risih dengan menampilan si gadis, orang tua tersebut menegurnya. Dengan berkata “Wahai pemudi! Alangkah baiknya jika kamu berpakaian yang baik, yang sesuai dengan ketimuran dan adat serta agama Islam kamu, itu lebih balk daripada kamu berpakaian begini yang pastinya menjadi mangsa pandangan liar kaum lelaki” nasihat orang tua tersebut.

Akan tetapi, bukannya sadar dengan kesalahan yang telah dilakukannya si gadis itu justru memberikan jawaban dengan nada mengejek.

“Siapalah kamu hal orang tua? Apakah di tangan kamu ada anak kunci syurga? Atau adakah kamu memiliki sejenis kuasa yang menentukan aku bakal berada di syurga atau neraka?”

Perkataan menyakitkan tersebut tentu saja mengiris hati yang mendengarnya. Setelah mengatakan hal itu, si gadis tertawa. Tidak hanya itu, ia juga mencoba memberikan telepon genggamnya kepada orang tua yang memberikan nasihat kepadanya seraya berkata.

“Ambil handphone ku ini dan hubungilah Allah serta tolong pesankan sebuah kamar di neraka jahanam untukku,” katanya sambil tertawa terkekeh-kekeh. Ia tidak menyadari bahwa dirinya baru saja mempertikaikan hukum Allah dengan cara yang begitu biadab.

Mendengan jawaban yang demikian membuat si orang tua sangat terkejut. Bagaimana bisa gadis manis sepertinya memiliki kelakuan yang demikian? Penumpang lainnya pun hanya diam sambil menggelengkan kepala karena kebingungan.

Sepuluh menit kemudian bis pun tiba di perhentian. Gadis yang berpakaian tidak pantas dan permulut pedas itu didapati sedang tertidur di muka bis. Hal ini lantas membuat si pemandu bis dan para penumpang membangunkannya. Akan tetapi gadis tersebut tidak sadarkan diri.

Kemudian tiba-tiba orang tua tadi yang berdebat dengan gadis tersebut memeriksa nadi si gadis. Sedetik kemudian ia menggelengkan kepala seraya berkata, “Gadis itu telah kembali menemui Robbnya dalam keadaan yang tidak disangka”. Para penumpang menjadi cemas dengan berita yang menggemparkan itu.

Dalam suasana yang penuh kecemasan tersebut tiba-tiba tubuh si gadis itu terjatuh ke pinggir jalan. Orang-orang pun bergegas untuk menolong jenazah. Akan tetapi hal yang sangat aneh terjadi yakni mayat si gadis menjadi hitam seorang dibakar api.

Dua atau tiga orang pun mencoba mengangkat mayat tersebut, namun alangkah terkejutnya mereka karena tangan mereka terasa panas dan hampir terbakar menyentuh tubuh si mayat. Hal ini membuat mereka akhirnya memanggil pihak keamanan untuk mengurusi jenazah si gadis malang tersebut.

Apakah ucapan gadis di dalam bus untuk memesan kamar di neraka jahanam tersebut dikabulkan Allah?

Demikianlah informasi mengenai kisah gadis pemesan kamar di neraka jahaman. Semoga kisah di atas bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak mempertikaikan segala hal yang telah diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Sebab Allah menyediakan siksaan yang amat pedih bagi yang mengingkarinya.

Sungguh Mengahurkan… Wanita Ini Tak Pernah disentuh Lelaki, Saat disuruh Salim Kepada Suaminya, Ternyata Dia…

Screen Shot 2016-07-23 at 3.30.32 PM

Wanita ini tak pernah disentuh lelaki, saat disuruh salim suaminya sesuatu yang lucu terjadi
MASYA ALLAH..!! Sungguh beruntung lelaki yang menjadi suaminya..

Betapa tidak, di jaman sekarang ini, wanita ini berhasil menjaga “kehormatan” dirinya sesuai dengan yang diperintahkan Allah SWT terhadap seluruh wanita, khususnya para muslimah.

Dan sesungguhnya muslimah yang shalihah adalah sebaik-baik perhiasan dunia, seperti hadist Nabi :

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.”
(HR. Muslim)

Menjadi wanita muslimah yang beriman kepada Allah tentu tidak mudah,karena banyak sekali godaan-godan dalam mencapainya. Apalagi di jaman sekarang ini. Namun, ternyata kita masih dapat menemukan wanita shalihah di negara ini, masya Allah…
Seperti kisah berikut ini. Sebuah kisah yang kami ambil dari akun facebook, semoga kisah ini dapat memberikan motivasi ke muslimah-muslimah lainnya…

Wkwk sweet bnget..
Sangking si mempelai wanita gak pernah di sentuh lelaki sama sekali, di suruh salim sama suaminya aja dia gak berani, sampai2 dia di paksa sama tante nya.. Hihi si suami lagsung tepok jidat sambl ketawa dan orang-orang disitu pun ikut tertawa hahaha

MasyaAllah bnget ya :”)
Itulah istri idaman. Yg senantiasa menjaga diri nya hanya untuk mahram nya saja, wkwk walaupun sama mahram nya saja dia gak berani di sentuh. Seorang muslimah yg luar biasa. Semoga ia termasuk bidadari2 syurga Aamiin ya..robbbal alamin

Masya Allah.. dari kisah di atas terlihat bahwa wanita tersebut sangat menjaga “kehormatan” dirinya. Bahkan karena terbiasa menjaga dirinya dari yang bukan mahramnya, dirinya terbawa sikap yang sama terhadap lelaki yang sudah jelas menjadi suaminya alias mahramnya.

Lalu, lelaki muslim mana yang tidak menginginkan wanita muslimah shalihah seperti kisah dia atas?
style=”background-color: white; box-sizing: border-box; color: #333333; font-family: ‘Helvetica Neue’, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;”>Perhiasan Seorang Wanita Adalah Rasa Malunya

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَمَا كَانَ الحَيَاءُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ

“Dan tidaklah rasa malu berada pada sesuatu, kecuali rasa malu akan menghiasinya” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani)

Bagi Anda wanita-wanita yang merasa jauh seperti itu, maka mulailah dari sekarang, TANAMKAN RASA MALU.

Malu jika memandang yang bukan mahram,
Malu jika mengidolakan laki-laki konsumsi publik yang kelak membuat Anda kurang tertarik kepada suami Anda, karena barometer idola Anda laki-laki yang tampannya di atas rata-rata, kosmetiknya (kayak cewek aja) berlabelkan harga jutaan, vitaminnya bukan vitamin pasaran, sedangkan Anda punya suami yang biasa saja dari segi penampilan, cukup dari segi penghasilan.

Malu jika berinteraksi dengan bukan mahram,
Malu jika keluar rumah,
Malu jika hijabmu menjadi pusat perhatian (karena warna-warninya yang nyentrik), atau membentuk lekuk karena ketatnya ukuran yang digunakan,
Malu jika berhenti melakukan semua itu terus-menerus…
Malu kepada Allah karena dengan Islam wanita yang di zaman jahiliyah dihinakan, lalu dimuliakan kembali, eh lantas Anda malah memilih tampil seperti wanita jahiliyah di zaman dulu…

Ya ya… berhenti ya, malu lah…Semoga bisa ngambil hikmahnya.

Sumber : https://trendingtopics.blogspot.com

Ringkasan Ayat Al Quran dan Dadits Mengenai Kewajiban Istri kepada Suaminya, TOLONG DI BAGIKAN

kewajiban istri kepada suami

Berikut ini adalah ringkasan ayat Al Quran dan hadits mengenai kewajiban istri kepada suaminya dalam suatu keluarga:

  1. Allah Taala berfirman yang bermaksud:
    “Kaum laki-laki itu pemimpin wanita. Karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) alas sebagian yang lain (wanita) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan harta mereka. Maka wanita yang solehah ialah mereka yang taat kepada Allah dan memelihara diri ketika suaminya tidak ada menurut apa yang Allah kehendaki. ” “Wanita-wanita yang kamu kuatirkan akan durhaka padamu, maka nasehatilah mereka (didiklah) mereka. Dan pisahkanlah dari tempat tidur mereka (jangan disetubuhi) dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu bersikap curang. Sesungguhnya Allah itu Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (An Nisa : 34)
  2. Nabi SAW bersabda yang bermaksud:
    “Siapa saja isteri yang meninggal dunia, sedangkan suaminya redha terhadap kepergiannya, maka ia akan masuk Surga.”
    (Riwayat Tarmizi)
  3. Nabi SAW bersabda yang bermaksud:
    “Apabila seorang isteri telah mendirikan sholat lima waktu dan berpuasa bulan Ramadhan dan memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya: Masuklah Surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki.”
    (Riwayat Ahmad dan Thabrani)
  4. Seorang perempuan datang ke hadapan Nabi SAW lalu berkata, “Wahai Rasulullah SAW, saya mewakili kaum wanita untuk menghadap tuan (untuk menanyakan tentang sesuatu). Berperang itu diwajibkan oleh Allah hanya untuk kaum laki-laki, jika mereka terkena luka, mereka mendapat pahala dan kalau terbunuh, maka mereka adalah tetap hidup di sisi Allah. lagi dicukupkan rezekinya (dengan buah-buahan Surga). Dan kami kaum perempuan selalu melakukan kewajiban terhadap mereka (yaitu melayani mereka dan membantu keperluan mereka) lalu apakah kami boleh ikut memperoleh pahala berperang itu?
    Maka Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Sampaikanlah kepada perempuan-perempuan yang kamu jumpai bahwa taat kepada suami dengan penuh kesadaran maka pahalanya seimbang dengan pahala perang membela agama Allah. Tetapi sedikit sekali dari kamu sekalian yang menjalankannya.”
  5. Diceritakan dari Nabi SAW bahwa baginda bersabda, maksudnya:
    “Sungguh-sungguh meminta ampun untuk seorang isteri yang berbakti kepada suaminya yaitu burung di udara, ikan-ikan di air dan malaikat di langit selama ia selalu dalam kerelaan suaminya. Dan siapa saja dikalangan isteri yang tidak berbakti kepada suaminya, maka ia mendapat laknat dari Allah dan malaikat serta semua manusia. “
  6. Nabi SAW bersabda yang bermaksud:
    Tiga orang yang tidak diterima sholatnya (tidak diberi pahala sholatnya) oleh Allah dan tidak diangkat kebaikan mereka ke langit ialah: hamba yang lari dari tuannya hinggalah dia kembali, seorang isteri yang dimurkai oleh suaminya hinggalah dia memaafkannya, orang yang mabuk hingga dia sadar kembali.
  7. Nabi SAW bersabda yang bermaksud:
    Jika seorang isteri berkata kepada suaminya: Tidak pernah aku melihat kebaikanmu sama sekali, maka hancur leburlah pahala amal kebaikannya.
    Keterangan:
    Maksud Hadis ini ialah jika seorang isteri memperkecilkan usaha baik suaminya seperti dalam memberi nafkah dan memberi pakaian maka hancur leburlah pahala amal kebaikannya.
  8. Nabi Muhammad SAW bersabda, maksudnya:
    Siapa saja isteri yang meminta cerai dari suaminya tanpa sebab-sebab yang sangat diperlukan, maka haramlah bau Surga ke atasnya.
    Keterangan:
    Hal ini biasanya terjadi pada seorang isteri yang tidak berminat kepada suaminya lagi kecuali kalau sang istri meminta cerai kepadanya karena kuatir tidak dapat menjalankan kewajiban terhadap suaminya untuk menghindarkan diri dari kekecewaan suaminya.
  9. Nabi SAW bersabda maksudnya:
    “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada seorang isteri yang tidak bersyukur kepada suaminya.”
    Keterangan:
    Hal ini dapat terjadi pada suami yang miskin dan isteri yang kaya. Lalu isteri itu menafkahkan hartanya kepada suaminya, kemudian mengungkitnya.
  10. Nabi SAW bersabda yang bermaksud:
    “Pertama urusan yang ditanyakan kepada isteri pada hari Kiamat nanti ialah mengenai sholatnya dan mengenai urusan suaminya (apakah ia menjalankan kewajibannya terhadap suaminya atau tidak). “
  11. Nabi SAW bersabda yang bermaksud:
    “Empat perempuan yang berada di Neraka ialah:

    • Perempuan yang kotor mulutnya terhadap suaminya. Jika suaminya tidak ada di rumah ia tidak menjaga dirinya dan jika suaminya bersamanya ia memakinva (memarahinya).
    • Perempuan yang memaksa suaminya untuk memberi apa yang suami tidak mampu.
    • Perempuan yang tidak menjaga auratnya dari kaum laki-laki dan memperlihatkan kecantikannya (untuk menarik kaum laki laki).
    • Perempuan yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan minum dan tidur, dan ia tidak mau berbakti kepada Allah dan tidak mau berbakti kepada Rasul-Nya dan tidak mau berbakti kepada suaminya.”
  12. Al Hakim bercerita bahwa seorang perempuan berkata kepada Nabi SAW: “Sesungguhnya putera bapa saudaraku melamarku. Oleh karena itu berilah peringatan kepadaku apa kewajiban seorang isteri terhadap suaminya. Kalau kewajiban itu sesuatu yang mampu aku jalankan, maka aku bersedia dinikahkan.” Maka Baginda bersabda: “Kalau mengalir darah dan nanah dari kedua lubang hidung suaminya lalu (isteri) menjilatnya, maka itu pun belum dianggap menjalankan kewajibannya terhadap suaminya. Seandainya diperbolehkan untuk manusia bersujud kepada manusia lain, tentu aku perintahkan :seorang isteri bersujud kepada suaminya.
    Berkatalah perempuan itu, “Demi Tuhan yang mengutus Tuan, aku tidak akan menikah selama dunia ini masih ada.
  13. Sayidina Ali k.w.j. berkata: “Aku masuk ke rumah Nabi SAW berserta Fatimah lalu aku dapati Baginda sedang menangis tersedu-sedu, kemudian aku berkata: “Tebusan Tuan adalah ayahku dan ibuku wahai Rasulullah, apakah yang membuat Tuan menangis?” Baginda bersabda, “Wahai Ali! Pada malam aku diangkat ke langit aku melihat kaum perempuan dari umatku disiksa di Neraka dengan bermacam-macam siksaan, lalu aku menangis karena begitu berat siksaan mereka yang aku lihat. Aku melihat perempuan yang digantung dengan rambutnya serta mendidih otaknya. Dan aku melihat perempuan yang digantung dengan lidahnya sedangkan air panas dituangkan pada tenggorokannya.
    Dan aku melihat perempuan yang benar-benar diikat kedua-dua kakinya sampai kedua-dua susunya dan diikat kedua-dua tangannya sampai ubun-ubunnya dan Allah mengarahkan ular ular dan kalajengking menyengatinya. Dan aku melihat seorang perempuan yang berkepala babi dan bertubuh keledai dan ia ditimpakan sejuta siksaan. Dan aku melihat seorang perempuan berbentuk anjing dan api masuk dari mulutnya dan keluar dari duburnya (jalan belakang) sementara malaikat memukul kepalanya dengan tongkat besar dari api Neraka
    .” Lalu Sayidatina Fatimah Az Zahra r.ha berdiri dan berkata, “Wahai kekasihku dan cahaya mataku! Perbuatan apa yang dilakukan oleh mereka hingga ditimpa seksaan ini?” Maka Nabi SAW bersabda: “Wahai anakku! Adapun perempuan yang digantung rambutnya itu adalah karena dia tidak menutupi rambutnya dari pandangan kaum laki-laki ajnabi.
    Adapun perempuan yang digantung dengan lidahnya karena dia telah menyakiti suaminya.
    Adapun perempuan yang digantung kedua-dua susunya karena dia telah mempersilahkan (orang lain) untuk menduduki tempat tidur suaminya.
    Adapun perempuan yang diikat kedua-dua kakinya sampai keduadua susunya dan diikat kedua-dua tangannya sampai ke ubun ubunnya dan Allah mengarahkan ular-ular untuk menggigitnya dan kala jengking untuk menyengatinya karena dia tidak mandi junub setelah haid dan dia mempermainkan (meninggalkan) sholat. Adapun perempuan yang berkepala babi dan berbadan keledai karena dia adalah ahli adu domba dan pembohong. Adapun perempuan yang berbentuk anjing dan api masuk ke mulutnya dan keluar dari duburnya karena ia ahli umpat lagi penghasut.
    Wahai anakku! Celaka bagi perempuan yang tidak berbakti kepada suaminya.
  14. Rasulullah SAW pernah berkata kepada Siti Fatimah: “Ya Fatimah, apabila seorang wanita meminyakkan rambut suaminya dan janggutnya, memotong kumis dan menggunting kukunya maka Allah akan memberinya minum dari air Surga yang mengalir di sungai sungainya dan diringankan Allah baginya sakaratul maul dan akan didapatinya kubumya menjadi sebuah taman yang indah dan taman taman Surga.

    Penjelasan: demi cinta terhadap suaminya seorang isteri akan melakukan khidmat dan bakti kepada suaminya cara hal yang sebesar. besarnya sampai hal yang sekecil-kecilnya seperti menggunting kuku, memotong kumis, dan meminyakkan rambut suami.

  15. Umar bin Khatab mengatakan,bahwa Rasulullah saw bersabda:”AYYUMAA IMRA-ATIN RAFA’AT SHAUTAHAA ‘ALAA ZAUJIHAA ILLAA LA’ANAHAA KULLU SYAI-IN THALA’AT ‘ALAIHI SYAMSU “.(AL HADITS) “Mana saja isteri yang memperkeraskan suaranya kepada suaminya kecuali dilaknat oleh segala sesuatu yang tersinar oleh sinar mentari. (Al Hadits)
  16. Abu Dzar mengatakan, aku mendengar bahwa Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya kalaupun seseorang isteri beribadah seperti ibadahnya para malaikat dan manusia yang ahli ibadah.Kemudian ia membuat keprihatinan kepada suaminya karena masalah nafkah, kecuali pada hari kiamat ia datang sementara tangannya terbelenggu pada leher dan kakinya terikat, mulutnya dirobek, wajahnya pucat dan dirinya digantung oleh malaikat yang sangat keras seraya diseret menuju neraka”. (al hadits)
  17. Salman Al Farisi mengatakan, aku mendengar bahwa Rasulullah saw bersabda: “Mana saja isteri yang bersolek dan mengenakan wewangian, keluar rumah tanpa mendapat izin dari suaminya, maka sesungguhnya dia berjalan dalam kemurkaan Allah dan kebencianNYA hingga kembali”.(Al Hadits)
  18. Rasulullah saw bersabda:”AYYUMAMRA-ATIN NAZA’AT TSIYAABAHAA FII GHAIRI BAITIHAA KHARAQALLAAHU ‘AZZA WAJALLA ‘ANHAA SITRAHU”(rawahu ahmad dan thabrani dan hakim dan baihaqi) “Mana saja isteri yang menukar pakaiannya dilain rumah dengan maksud sengaja di buka supaya terlihat lelaki lain,maka Allah pasti merobek penutupnya (yakni Allah tidak akan menutupi dosanya ).(dari ahmad thabrani al-hakim dan al baihaqi)
  19. Tersebut dalam riwayat Al Hakim bahwa,ada salah seorang perempuan bertanya kepada Nabi saw, katanya:”Sesungguhnya putra pamanku bermaksud melamar aku,karena itu jelaskan kepadaku apa saja hak-hak suami atas istrinya. Jika hak-hak itu sanggup aku jalani niscaya aku siap menikah.Rasulullah saw menjawab:”Diantara hak-hak suami adalah seandainya dari hidungnya mengalir darah atau nanah, maka istrinya menjilatinya maka yang demikian itu belum cukup menunaikan hak-haknya.Seandainya diperbolehkan seseorang bersujud kepada orang lain,tentu aku perintahkan seorang istri supaya bersujud kepada suaminya”. Wanita itu berkata: “Demi dzat yang mengutusmu dengan hak, selama di dunia aku tak akan menikah”.
  20. Tersebut dalam riwayat diberitakan oleh Aisyah Ra bahwa, ada seorang perempuan datang menghadap Nabi saw seraya berkata:”Hai rasulullah,aku ini seorang wanita yang masih muda. Baru-baru ini aku sedang dilamar seseorang tapi aku belum suka menikah, sebenarnya apa sajakah hak-hak suami atas istrinya itu? “Rasulullah saw menjawab: “Sekiranya mulai dari muka hingga sampai kakinya dipenuhi oleh penyakit bernanah, lalu istrinya menjilati seluruhnya, maka yang demikian itu belum terbilang memenuhi rasa syukur terhadap suami”. Perempuan muda itu berkata: “Kalau begitu pantaskah aku menikah?”. Rasulullah saw berkata:”Sebaiknya menikahlah karena menikah itu baik”.
  21. Tersebut dalam riwayat At Thabrani:”Sesungguhnya seorang istri terhitung belum memenuhi hak-hak Allah ta’ala sehingga dia memenuhi hak-hak suaminya keseluruhan. Seandainya suaminya meminta dirinya sementara ia masih berada diatas punggung onta,maka ia tidak boleh menolak suaminya atas dirinya”.(yang di maksud meminta dirinya adalah meminta untuk melayani seksual suaminya). (Al hadits)
  22. Ibnu Abbas Ra mengatakan,ada seorang perempuan dari kats’am menghadap Rasulullah saw, katanya:”Aku ini seorang perempuan yang masih sendirian, aku bermaksud menikah. Sesungguhnya apa sajakah hak-hak suami itu? Beliau menjawab: “Apabila suami menghendaki istrinya seraya terus menggoda, sementara waktu itu istrinya masih diatas punggung unta, maka ia tidak boleh menolaknya. Diantara hak suami adalah hendaknya istri jangan memberikan sesuatu apapun dari rumahnya kecuali mendapat izin dari suaminya. Kalau ia tetap melakukan perbuatan itu, maka ia berdosa dan pahalanya diberikan kepada suaminya. Diantara hak suami yang lain adalah hendaknya istri jangan berpuasa sunnah kecuali mendapat izin dari suaminya, kalau ia tetap berpuasa maka hanya mendapat rasa lapar dan dahaga, puasanya tidak diterima. Kalau istrinya memaksa keluar rumah tanpa memperoleh izin dari suaminya maka ia dilaknati para malaikat, hingga kembali dan bertaubat”.(Al hadits)
  23. Rasulullah bersabda :”AWWALU MAA TUS-ALUL MAR-ATU YAUMAL QIYAAMATI ‘ANSHOLAATIHAA WA’AN BA’LIHAA”>(al hadits) “Pertama kali yang di pertanyakan kepada seorang isteri pada hari kiamat adalah tentang sholatnya dan suaminya”.
  24. Rasulullah bersabda:”Permulaan yang di perhitungkan dari seseorang lelaki (suami) adalah mengenai shalatnya,kemudian tentang istrinya dan perkara-perkara yang di kuasainya. Jika pergaulannya bersama mereka baik dan lelaki itu berlaku baik kepada semuanya, maka Allah berbuat bagus kepadanya. Dan permulaan perkara yang di perhitungkan (yakni dihisab) bagi perempuan adalah tentang shalatnya kemudian tentang hak-hak suaminya .(al hadits)
  25. Rasulullah saw bersabda kepada istrinya: “Dimana engkau mempunyai kewajiban kepada suamimu?. Istri beliau menjawab :Aku tidak akan berbuat lalai dalam melayaninya, kecuali terhadap hal-hal yang kurasa tidak mampu kulakukan. Rasulullah saw pun melanjutkan : “Bagaimanapun kamu bergaul bersamanya maka sesungguhnya suamimu adalah sorga dan nerakamu”.(al hadits)
  26. Tersebut dalam riwayat, bahwa Nabi Saw bersabda: “Ada empat macam wanita yang masuk sorga dan empat macam wanita yang lain masuk neraka. Diantaranya empat macam wanita yang masuk sorga adalah, istri yang memelihara kesucian (kehormatan dirinya ), menaati perintah Allah dan menaati suaminya, banyak anaknya, penyabar, mudah menerima pemberian sedikit bersama suaminya, mempunyai rasa malu. Kalau suaminya tidak ada ditempat(sedang pergi) ia memelihara dirinya dan harta suaminya. Kalau suaminya sedang di rumah ia mengekang lisannya. Yang lain adalah isteri yang ditinggal mati suaminya, ia mempunyai anak banyak tetapi ia menahan diri untuk kepentingan anak-anaknya, memelihara mereka berlaku baik pada mereka dan tidak menikah lagi karena khawatir jika menyia-nyiakan anak-anaknya itu. Adapun empat wanita yang lain yang di tetapkan masuk neraka adalah, istri yang berlisan buruk pada suaminya, kalau suaminya sedang pergi ia tidak menjaga kehormatan dirinya, kalau suaminya berada dirumah lisannya terus mencerca dengan kata-kata yang buruk,dan isteri yang membebani suaminya dengan beban yang tidak sanggup dipikulnya,dan isteri yang tidak menutup dirinya dari lelaki lain bahkan ia keluar rumah dengan dandanan yang berlebihan, dan isteri yang tidak mempunyai aktivitas lain kecuali makan, minum, tidur dan tidak mempunyai kecintaan untuk melaksanakan sholat, tidak menaati Allah dan rasulNYA dan tidak berusaha menaati suaminya. Isteri yang bersikap seperti itu adalah istri yang terlaknat, termasuk ahli neraka, kecuali jika segera bertaubat.(al hadits)
  27. Kata Sa’ad bin Waqash, aku mendengar rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya seorang istri jika tidak membesarkan hati suaminya sewaktu mengalami kesempitannya,maka Allah akan melaknatnya dan begitu pula para malaikat semuanya ikut melaknat dirinya .(al hadits)
  28. Salman Al farissi mengatakan bahwa aku mendengar Rasulullah saw bersabda:”MAA NADZARATIMRA-ATUN ILAA GHAIRI ZAUJIHAA BISYAHWATIN ILLAA SUMMIRAT ‘AINAHAA YAUMANLQIYAAMATI.(al hadits) “Tidaklah seoarang istri yang memperhatikan lelaki yang bukan suaminya di sertai syahwat, kecuali kedua matanya kelak di hari kiamat akan di butakan”.
  29. Abu Ayyub Al Anshari mengatakan, aku mendengar bahwa Rasulullah saw bersabda: “Dilangit dunia, Allah menciptakan (menempatkan) tujuh puluh ribu malaikat, dimana mereka melaknati setiap isteri yang menghianati suaminya dalam penggunaan hartanya. Di hari kiamat kelak mereka dikumpulkan bersama para tukang sihir, para dukun, kendati sepanjang hidupnya dihabiskan untuk melayani suaminya”.(al hadits)
  30. Kata Mu’awiyah, sesungguhnya aku mendengar bahwa rasulullah saw besabda:”AYYUMAA IMRA-ATIN AKHADZAT MIN MAALIN ZAUJIHAA BIGHAIRI IDZNIHI ILLA KAANA ‘ALAIHAA WIZRUU SAB’IINA ALFA SAARIQ”.
    “Mana saja seorang isteri yang mengambil harta suaminya, tanpa seizinnya kecuali dirinya mendapat tujuh puluh dosanya pencuri”. (al hadits)
  31. Rasulullah saw bersabda:”Allah mengharamkan setiap orang masuk sorga sebelum aku, hanya saja melihat dari sebelah kananku seorang perempuan yang mendahului aku menuju pintu sorga. Aku bertanya “Bagaimana perempuan ini mendahuluiku? Dijawab:”Hai Muhammad, dia adalah perempuan yang bagus. Ia mempunyai anak-anak yatim tetapi ia bersabar merawat mereka hingga mencapai usia beligh. Lalu dia bersyukur kepada Allah terhdap semua itu”.(al hadits)

Nasehat dari para ulama tentang kewajiban istri kepada suaminya:

  1. Sayidina Ali k.w.j. berkata: “Seburuk-buruk sifat bagi kaum laki laki itu adalah sebaik-baik sifat bagi kaum perempuan yaitu kikir dan bersikap keras dan takut. Karena sesungguhnya perempuan itu jika kikir, maka ia memelihara harta suaminya dan jika bersikap keras, maka ia menjaga diri dari berbicara kepada setiap orang dengan perkataan yang halus (mesra) yang menimbulkan sangkaan yang buruk, dan jika penakut. maka ia takut dari segala sesuatu, oleh karena itu ia tidak berani keluar dari rumahnya dan ia menjauhi tempat-tempat yang menimbulkan kecurigaan yang buruk karena takut kepada suaminya“.
  2. Aisyah r.a. berkata:
    “Wahai kaum wanita Seandainya kamu mengerti kewajiban terhadap suamimu, tentu seorang isteri akan menyapu debu dari kedua telapak kaki suaminya dengan sebagian mukanya.”
  3. Imam Thabrani menceritakan bahwa seorang isteri tidak dianggap menjalankan kewajibannya terhadap Allah hingga ia menjalankan kewajibannya terhadap suaminya, dan seandainya suami memintanya (untuk digauli) sedang ia (isteri) di atas belakang unta maka tidak boleh dia menolaknya.
  4. Istri senantiasa menyediakan air di sisi suami. Selama ia berbuat yang demikian selama itulah ia didoakan keampunan oleh para malaikat.
  5. Memasak makanan menurut kesukaan atau selera suami.
  6. Menambal baju atau pakaian suami yang sudah buruk.
  7. Siapkan barang-barang keperluan di dalam sakunya seperti sisir, celak, sikat gigi. cermin dan minyak wangi (ikut Sunnah).
  8. Istri mengikuti kemauan suami pada waktu bersenda gurau, memijat, mengipas dan sebagainya.
  9. Seorang isteri hendaklah menyadari bahwa seorang suami bagi isteri adalah bagaikan ayah bagi seorang anak karena taatnya seorang anak kepada ayahnya dan memohon keredhaannya adalah wajib Seorang suami pula tidak wajib mentaati isteri
  10. Istri hendaknya menjadi pendorong serta penasehat dalam hal-hal kebaikan.
  11. Memahami hal-hal yang digemari dan yang dibenci oleh suami.
  12. Setiap perbuatannya hendaklah menyenangkan hati suami.
  13. Senantiasa menambahkan ilmu agamanya serta amalan.amalannya dengan berbagai macam cara seperti membaca, mendengar kaset-kaset ceramah agama serta mengikuti majlis- majlis agama.
  14. Seharusnya seorang isteri mengetahui kedudukan dirinya seolah olah seorang ‘hamba’ perempuan yang dimiliki oleh suaminya atau sebagai ‘tawanan’ yang lemah. Oleh karena itu dia tidak boleh membelanjakan sedikit pun dari hartanya (sendiri) kecuali dengan seijin suaminya karena ia diumpamakan sebagai orang yang dalam kawalan (perhatian).
  15. Wajib bagi seorang isteri:
    • Merendahkan pandangannya terhadap suaminya.
    • Tidak berkhianat terhadap suaminya ketika suaminya tidak ada termasuk juga hartanya.
    • Menunaikan hajat suami (jika diajak oleh suaminya) biarpun di waktu sibuk atau susah (ditamsilkan berada di punggung unta oleh Rasulullah).
    • Meminta ijin suami untuk keluar dari rumahnya. Kalau keluar rumah tanpa ijin suaminya maka dia dilaknati oleh malaikat sampai ia bertaubat dan kembali.
  16. Siapa saja di kalangan isteri yang bermuka masam di hadapan suaminya, maka ia dalam kemurkaan Allah sampai ia dapat membuat suasana yang menggembirakan suaminya dan memohon kerelaannya.

Awas 3 Hal Ini Dapat Menjerumuskan Istri Kedalam Siksa Neraka | Sebarkanlah

Screen Shot 2016-07-19 at 5.14.33 AM

3 hal yang bisa menjerumuskan istri ke siksa neraka :

1. Kufur pada kebaikan yang sudah ditunaikan suaminya 

Beberapa istri senantiasa menuntut suaminya untuk membelikan ini dan itu, serta harus memenuhi setiap keinginannya. Hal inilah yang kerap jadi alasan utama seorang suami melakukan perbuatan yang dilanggar, seperti korupsi, menipu, mencuri atau kejahatan yang lain. Tujuan utama mereka adalah ingin membahagiakan sang istri walau caranya yang salah. Rasulullah pernah bersabda bahwa beliau menyaksikan Neraka yg tidak pernah di lihat sebelumnya serta ditempat itu ada banyak wanita. Lalu salah satu sahabatnya menanyakan kenapa demikian. Rasul lantas menjawab kalau wanita itu masuk neraka karena mereka sudah kufur pada suaminya, kufur pada kebaikan yang ada. Tingkah laku kufur ini bisa membuat mereka menjadi istri calon penghuni neraka. Oleh karenanya, seorang wanita sebaiknya patuh serta taat pada sang suami. Karena setelah menikah, istri menjadi tanggung jawab suaminya.

2. Tabarruj atau berdandan dengan cara berlebihan 

Satu diantara kewajiban seorang istri adalah berpenampilan menarik serta cantik
hingga bisa dijadikan ibadah yang pahalanya besar. Tetapi, bila istri berdandan terlalu berlebih dengan maksud mau memperoleh pujian dari orang lain maka inilah yang perlu dijauhi. Allah SWT sudah berfirman kalau wanita diwajibkan untuk menjulurkan jilbabnya sampai menutupi dada serta tidak memerlihatkan perhiasan atau bahkan membuat gemerincing pada perhiasannya dikarenakan mereka dapat menjadi istri penghuni neraka.

3. Durhaka pada sang suami 

Kewajiban seorang istri adalah taat serta menghormati sang suami karena ia adalah kepala rumah tangga yang mengatur rumah tangganya. Tetapi, ada beberapa wanita yang melakukan kedurhakaan pada suami. Kedurhakaan menjadi salah satu ciri istri ahli neraka. Ada tiga bentuk durhaka, yaitu :

a. Durhaka dalam perbuatan 

Sebagai seseorang istri, selayaknya kita berlaku lemah lembut pada sang suami. Durhaka dalam perbuatan ini dapat berbentuk kekerasan fisik, tidak melayani suami, atau lakukan hal-hal yg tidak disenangi oleh suami.

b. Durhaka dalam ucapan 

Perkataan seperti pedang yang bermata dua mata, yakni bisa membunuh lawan atau membunuh diri kita sendiri. Oleh karena itu, kita perlu memelihara perkataan pada setiap orang, terutama pada sang suami. Durhaka dalam perkataan ini bisa berbentuk kebohongan, bicara kasar pada suami, atau mencaci maki suami.

c. Durhaka dalam perkataan serta perbuatan 

Type ketiga ini merupakan type yang paling buruk karena melakukan kedurhakaan dalam perkataan sekaligus perbuatan. Hal tersebut bisa berbentuk cacian serta tidak melayani sang suami sesuai tanggung jawabnya.

Berdasarkan penjelasan diatas, seseorang wanita harus lebih waspada dalam bertindak. Islam sudah mengatur apa saja yang boleh dikerjakan serta yg tidak boleh. Sebagai seseorang istri, kita harus mendalami terlebih dulu hak serta kewajiban yang harus kita kerjakan. Ada banyak perkara yang memang tak diperbolehkan untuk seorang istri sehingga kita harus bisa menyesuaikan diri sesuai yang diajarkan dalam Islam.

Buat Apa Tampil Cantik Bila Itu Di Haramkan Dan Di Larang Oleh Allah SWT | Tolong Share Ya

Screen Shot 2016-07-15 at 2.47.21 AM

Suaracitizen.com – Setiap wanita memang mepunyai ketrampilan tersendiri dalam mempercantik penampilannya, memanglah sudah menjadi fitrah sebagai wanita yang senantiasa ingin terlihat cantik, biasanya para wanita mempercantik diri atau berdandan itu saat hendak keluar rumah, ntah itu wanita yang telah menikah atau yang belum menikah. Perlu di ketahui untuk para wanita bahwa sesungguhnya berdandan atau membuat cantik diri itu ada hukumnya bahkan juga ada yang diharamkan. Sebab tidak semua cara mempercantik atau berdandan itu diijinkan atau bisa dilakukan untuk seorang wanita muslimah.

Berikut Beberapa Cara Berdandan Yang Hukumnya Haram Menurut Islam :

1. Mempercantik Diri Dengan Cara Membuka Aurat 

Wanita muslimah yang mempercantik dirinya sendiri tetapi sengaja membuka aurat yang semestinya ditutupi, maka cara membuat cantik diri itu dilarang. Dikarenakan tiap-tiap jengkal tubuh seorang wanita adalah aurat kecuali telapak tangan dan muka.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Al Ahzab 59

Hai Nabi, katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu serta istri-istri orang mukmin : Hendaknya mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh badan mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah di kenal, karenanya mereka tak diganggu. Serta Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Rasulullah SAW juga mengemukakan hal yang sama dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud.

Asma binti Abu Bakar pernah menjumpai Rasulullah SAW dengan menggunakan baju yang tipis. Maka Rasulullah SAW pun berpaling darinya serta bersabda “Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu bila sudah haidh (telah baligh) tidak bisa terlihat dari dianya kecuali ini serta ini”. Beliau menunjuk berwajah serta ke dua telapak tangannya.

Dari hadist di atas, Imam Syafii menulis dalam kitab Al Umm

“Dan tiap-tiap wanita merupakan aurat kecuali telapak tangan serta wajahnya”

2. Berdandan Yang Bisa Mengundang Syahwat Laki – Laki

Tidak kalah terlarangnya selain dari membuka aurat yaitu berdandannya seorang muslimah yang membuat syahwat pria lain tergoda.

Seperti apa berdandan yang mengundang syahwat? Misalnya seperti berpakaian yang tertutup tetapi tidak tebal sehingga membuat lekuk tubuh seorang wanita jadi kelihatan. Berdandan yang dilarang juga berkaitan dengan jenis pakaian dan make-up yang terlalu berlebih. Contoh biasanya yang sekarang ada yaitu penggunaan lipstik yang terlihat s*ksi di bibir seorang wanita hingga para pria jadi tergoda.

Padahal Rasulullah SAW bersabda

Wanita yang berpakaian namun t*lanj*ng, yang jalan melenggak lenggok guna membuat manusia memandangnya, mereka tidak akan masuk surga serta tidak akan merasakan aromanya. Padahal aroma surga dapat di cium dari jarak 500 tahun” (HR Malik dalam Al Muwathatha’)

3. Berdandan Seperti Wanita Jahiliyah Dulu 

Tentang larangan berdandan yang mirip wanita jahiliyah sudah Allah Swt terangkan dalam Al Quran.

Dan sebaiknya kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di beberapa rumah kalian serta jangan sampai kalian bertabarruj (seringkali keluar rumah dengan berhias serta bertingkah laku) seperti (rutinitas) wanita-wanita jahiliyah yang dahulu” (QS Al Ahzab 33)

Penjelasan ayat tersebut di dalam tafsir Ibnu Katsir tercatat kalau kondisi wanita zaman dulu saat berjalan senantiasa melenggak lenggok dengan langkah yang manja serta cukup memikat pandangan banyak pria. Menyaksikan hal itu, maka Allah SWT melarang perilaku wanita jahiliyah dilaksanakan oleh para wanita muslimah.

Sementara makna kata tabarruj menurut Ibnu Katsir adalah sikap berkerudung tetapi tidak mengikatnya sehingga kalung serta anting yang ada di muka serta lehernya tetap kelihatan. Inilah kenapa dandanan yang meski memakai kerudung dilarang bilatidak sesuai dengan aturan agama islam.

4. Berdandan Seperti Seorang Wanita Kafir 

Wanita muslimah yang mirip dandanan wanita kafir dimaksud juga Tasyabuh. Tingkah laku ini sudah dilarang Allah Swt lewat sabda Rasulullah SAW.

Barang siapa yang mirip (tasyabuh) suatu golongan, maka dia termasuk juga bagian dari mereka” (HR Ahmad serta Abu Daud)

Bukan termasuk kelompok kami siapapun yang mirip (tasyabuh) selain kami” (HR Tirmidzi)

Fenoma Tasyabuh ini sangat terlihat di zaman sekarang di mana beberapa artis non muslim yang cukup di kenal sudah dijadikan contoh baik dalam segi berpakaian atau berperilaku. Naudzubillah.

5. Berdandan Seperti Seorang Laki-Laki 

Apabila seorang wanita sudah memakai pakaian tertutup tetapi dengan dandanan seperti seorang lelaki, maka dandanan itu masih tetap dilarang oleh agama. Beberapa wanita masa kini yang memakai celana dalam kesehariannya dengan tujuan tidak repot dan kelihatan gaya.

Rasulullah SAW melaknat lelaki yang berpakaian wanita serta wanita yang berpakaian lelaki” (HR Ahmad)

Bila itu memang perlu menggunakan celana, pastikan celana yang khusus untuk bagian dalam serta di luarnya tetaplah memakai rok.

6. Menggunakan Minyak wangi Semerbak Di Luar Rumah 

Pemakaian minyak wangi menurut Islam boleh – boleh saja selama dipakai untuk menyenangkan seorang suami. Namun saat ini banyak wanita yang menggunakan minyak wangi untuk keperluan diluar rumah dengan alasan supaya lebih wangi dan tak tercium bau tubuhnya. Malah penggunaan minyak wangi yang terlalu berlebih bakal mengundang kaum pria yang bukan mahramnya menjadi tergoda.

Rasulullah SAW sendiri bahkan menyebutkan wanita yang menggunakan minyak wangi untuk keluar rumah seperti seorang penzina. Seperti yang tertuang dalam hadistnya

Wanita mana saja yang menggunakan minyak wangi lalu lewat pada suatu kaum agar mereka mencium bau minyak wangi itu maka wanita itu sudah berzina” (HR An Nasai)

Wanita mana saja yang menggunakan minyak wangi lalu melewati suatu golongan agar mereka mencium bau minyak wangi itu maka wanita itu sudah berzina” (HR Ahmad)

7. Berlebihan Dalam Memakai Serta Membeli Dandanan 

Sikap yang berlebih-lebihan merupakan sikap yg tidak disenangi oleh Allah Swt. Bahkan berdandan yang terlalu berlebih juga tak luput dari larangan Allah Swt.

Sesungguhnya Dia tak suka pada orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS Al Anam 141)

Dan sebenarnya orang-orang yang berlebihan, mereka adalah penghuni neraka” (QS Ghafir 43)

Seperti apa berlebihan dalam dandanan yang dimaksud? Jawabannya antara lain berlebihan dalam menghabiskan saat untuk berdandan, berlebihan dalam gaya berbusana atau berdandan dan berlebihan juga dalam pembelian satu dandanan.

Berlebihan di sini bermakna satu pemborosan. Pembelian kosmetik atau baju yang elegan serta mahal justru dipaksakannya untuk memperoleh status sosial dan dandanan yang membuat orang lain kagum.

Dan jangan sampai anda menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.Sesungguhnya pemboros – pemboros itu saudara-saudara syaitan” (QS Al Isra 26-27)

8. Mencabut Bulu Alis 

Jaman saat ini tengah tren beberapa wanita yang mencabut alisnya untuk alasan kecantikan. Walau sebenarnya Rasulullah sejak dulu sudah melaknat wanita yang mencabut alisnya. seperti dalam hadist di bawah ini

Telah dilaknat wanita yang menyambung rambut serta wanita yang minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis serta wanita yang minta dicabut alisnya, wanita yang mentato serta wanita yang minta untuk ditato, tanpa ada penyakit” (HR Abu Daud dalam sanad shahih)

9. Wanita Yang Menggunakan Rambut Palsu Dan Menyambung Rambut 

Tak kalah dengan mencabut alis, Saat ini banyak juga wanita yang sengaja memakai wig (rambut palsu) dan menyambung rambutnya dengan harapan supaya lebih berpenampilan menarik.

Syaikh Yusuf Qadhawi dalam bukunya sudah menerangkan kalau pemakaian wig ataupun menyambung rambut adalah hal yang dilarang baik untuk pria ataupun wanita. Pengucapan beliau adalah penjelasan dari sabda Rasulullah SAW yang di sampaikan oleh Aisyah, Asma, Ibnu Mas’ud, Ibnu Umar serta Abu Hurairah.

Sebenarnya Rasulullah SAW melaknat wanita yang menyambung rambut serta memohon untuk disambung rambutnya” (HR Muslim)

10. Wanita Yang Ditato 

Ini merupakan perbuatan yang cukup ekstrim selain dari mencabut alis ialah kesan yang jelek dan di anggap sebagai seorang wanita yang nakal. Hal seperti ini tentu harus dipahami di mana muslimah tak bisa mentato dirinya sebab Rasulullah Saw juga melaknat hal itu.

Telah dilaknat wanita yang menyambung rambut serta wanita yang minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis serta wanita yang minta dicabut alisnya, wanita yang mentato serta wanita yang minta untuk ditato, tanpa adanya penyakit” (HR Abu Daud bersanad shahih)

Itulah penjelasan mengenai cara berdandan wanita yang hukumnya haram atau tak diijinkan oleh Allah serta RasulNya, sebab dapat menyebabkan hal – hal negatif yang bisa saja hal buruk itu menimpa dirinya, oleh karenanya mulai saat ini jangan sampai kita sebagai wanita mempercantik diri atau berdandan saat berada diluar rumah secara berlebihan yang bisa membahayakan diri sendiri itu.