Category Archives: Islami

Apa Alasan Karim Benzema Pilih Umroh Ketimbang Main di UERO?

Screen Shot 2016-07-13 at 4.17.53 AM

Suaracitizen.com – Karim Benzema tak diundang skuat timnas Prancis di Euro 2016. Striker Real Madrid itu memanfaatkan dengan menunaikan ibadah umroh ke tanah suci Mekah, Arab Saudi.

Kepergian sang striker Real Madrid asal Prancis ke kota suci umat Islam tersebut tersebar di dunia maya dengan foto-foto yang menunjukkan dirinya tengah mengenakan pakaian ihram. Tak ketinggalan Benz juga mengunggah foto diri di akun Instagram miliknya.

“Masya Allah, semoga Allah menerima semua doa di bulan yang spesial ini @Benzema,” tulis akun asosiasi pemain muslim @TheAMF.

Pemain 28 tahun ini menyusul langkah Mesut Oezil, playmaker Arsenal yang terlebih dahulu pergi umrah sebelum membela Jerman di Euro 2016.

Benzema melewatkan ajang terbesar sepak bola Eropa yang digelar di negaranya sendiri lantaran tidak dipanggil pelatih Didier Deschamps untuk mengisi skuat Les Bleus.

Namun, absensi di Euro rupanya menjadi berkah tersendiri dengan eks bintang Olympique Lyon itu dapat beribadah umrah di bulan Ramadan.  SEBARKAN KEPADA UMAT ISLAM LAINNYA!!! [sm/islamjuara.com]

LIHAT VIDEO :

[sociallocker]

[/sociallocker]

Rasulullah Menangis Kemudian Pingsan Ketika Mendengar Kisah Neraka Ini

Screen Shot 2016-07-11 at 8.13.41 PM

Suaracitizen.com – Dalam sebuah hadits riwayat Sahabat mulia Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. ia berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya.

Maka ditanya oleh Rasululah: “Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?” Jawabnya: “Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya”.

Kemudian Rasullulah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Wahai Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam”. Jawabnya: “Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan apinya selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.

Demi Allah, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya. Demi Allah, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yang ke 7.

Demi Allah, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur karena sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam, perhiasannya besi dan minumannya air panas bercampur nanah, dan pakaiannya adalah potongan-potongan api. Api neraka itu ada 7 pintu, jarak antar pintu sejauh 70 tahun, dan tiap pintu panasnya 70 kali dari pintu yang lain”.

Disebutkan dalam Hadits Qudsi: “Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahariKu. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu: mempunyai 7 tingkat. Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah.

Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung.

Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah.

Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik.

Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak.

Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zaqqum.

Di bawah setiap pokok zaqqum mempunyai 70.000 ekor ular.

Baca Selanjutnya Di Halaman Berikut :

Di Tengah Musibah Dahsyat, 5 Masjid Ini Berdiri Kokoh Meski Bangunan Di Sekitarnya Hancur

Di Tengah Musibah Dahsyat, 5 Masjid Ini Berdiri Kokoh Meski Bangunan Di Sekitarnya Hancur

Suaracitizen.com – Di Tengah Musibah Dahsyat, 5  Meski Bangunan Sekitarnya Hancur Tak Bersisa. Semua kejadian yang ada di atas bumi atau bawah kolong langit ini tidak pernah luput dari kekuasaan Allah Subhanahu wa ta’ala. Termasuk segala kejadian musibah atau bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, wedhus gembel, tsunami atau bencana lainnya.

Di tengah musibah maha dahsyat itu, manusia dan mahluk hidup lainnya kerap jadi korban dan semua harta benda seperti rumah dan bangunan hancur berantakan tak bersisa. Namun di antara bangunan yang hancur rata dengan tanah, ternyata ada 5 masjid yang masih tetap bertahan kokoh berdiri seperti sebelumnya.

1. Masjid Golcuk di Turki

Di tahun 1999 bencana gempa bumi hebat yang terjadi di Turki mengakibatkan korban jiwa meninggal dunia mencapai lebih dari 45.000, dan 43.953 korban luka. Namun masjid Golcuk ini terbebas dari dampak kerusakan gempa dahsyat tersebut.

5 Masjid Ini Berdiri Kokoh Meski Bangunan Di Sekitarnya Hancur
Masjid Golcuk di Turki

Kaum muslimin percaya ini adalah sebuah pertolongan dari Allah karena terlihat jelas hanya masjid tersebut yang berdiri kokoh sementara bangunan di sekitarnya hancur berkemping tak bersisa sama sekali.

2. Masjid At Tauhid di Haiti

Baca Selanjutnya Di Halaman Berikut :

Perbedaan Paham Wahabi Salafi, Syiah, Hizbut Tahrir dan Jamaah Tabligh

Screen Shot 2016-07-09 at 3.38.54 AM

Suaracitizen.com – Di Indonesia saat ini ada 3 (tiga) gerakan Islam trans nasional besar yang merupakan produk luar Indonesia yaitu Wahabi Salafi, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Jamaah Tabligh (JT). Dan ada 2 (dua) gerakan Islam yang merupakan produk lokal Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Kelima gerakan ini masuk dalam kategori Sunni. Di luar itu, ada juga gerakan lain di luar Sunni yang disebut dengan Syiah.

Berikut gambaran singkat tentang ketiga ormas Islam global yang pengaruhnya cukup signifikan pada sebagian umat Islam Indonesia. Di samping itu, ada juga aliran Syiah.

WAHABI SALAFI

Siapa yang Lebih Salafi: Wahabi atau Aswaja?

Wahabi Salafi atau Wahabi saja adalah istilah yang diidentikkan pada sebuah gerakan Islam politik yang berdiri di kawasan Najed di semenanjung jazirah Arab pada akhir abad ke-12 hijriah atau abad ke-18 masehi yang diprakarsai oleh Muhammad bin Abdul Wahhab (1703 – 1792) dan Muhammad bin Saud (wafat 1765 M). Muhammad bin Saud , yang dikenal sebagai Ibnu Saud, adalah Amir daerah Al-Diriyah dan dianggap sebagai pendiri Negara Saudi dan dinasti Saud Pertama.

Keduanya bersekutu untuk menyebarkan gerakannya. Persekutuan keduanya terus dilanjutkan oleh anak cucu mereka bahkan setelah cicit Ibnu Saud yang bernama lengkap Abdulaziz bin Abdul Rahman bin Faisal bin Turki bin Abdullah ibn Muhammad Al Saud (1876-1953 M) yang juga dikenal sebagai Ibnu Saud   berhasil mendirikan kerajaan Arab Saudi (Al-Arabiyah Al-Saudiyah) pada tahun 1932.

Keturunan Muhammad bin Abdul Wahab, yang kemudian dikenal dengan julukan Alus Syeikh dibantu oleh para ulama lain yang berfaham Wahabi mendapat posisi penting dalam pemerintahan baik sebagai pejabat maupun sebagai Dewan Fatwa (Dar Al-Ifta) yang memberikan fatwa tidak saja kepada rakyat tapi juga kepada kerajaan terkait berbagai keputusan besar. Ulama juga mendapat peran besar dalam yudikatif dan pendidikan.

Tidak heran apabila seluruh universitas negeri di Arab Saudi dipenuhi dengan kurikulum berfaham Wahabi. Dan tidak aneh kalau para mahasiswa yang belajar di berbagai universitas negeri di Arab Saudi tercuci otaknya dan pulang ke Indonesia sebagai ustadz-ustadz penyebar faham Wahabi yang sangat militan.

Nama Gerakan Wahabi

Baca Selanjutnya Di Halaman Berikut :

TOLONG BAGIKAN!! Buku Sesat Wahabi ini memvonis Madzhab Asy’ari adalah Firqah Sesat

Screen Shot 2016-07-09 at 3.35.19 AM

Suaracitizen.com – Dalam perkembangan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), ulama mengindentikkan kepada kalangan Asy’ariyah dan Maturidiyah. Sehingga bisa disebut istilah Ahlussunnah wal Jama’ah maka yang dimaksudkan adalah pengikut Asya’irah dan Maturidiyah.
قال الحافظ مرتضى الزبيدي في شرح إحياء علوم الدين: الفصل الثاني إذا اطلق أهل السنة والجماعة فالمراد بهم الأشاعرة والماتريدية . اهـ

Sebaliknya, kalangan Wahhabi justru menyesatkan Ahlussunnah wal Jama’ah tersebut (Asy’ariyah), termasuk tokoh-tokoh Wahhabi di Indonesia. Bahkan, sejumlah Tokoh Wahabi secara terang-terangan menyatakan bahwa Madzhab Asy’ari adalah bukan Aswaja, bahkan Firqoh sesat menyesatkan, antara lain :

1. Yazid Abdul Qadir Jawaz dalam buku “Mulia dengan Manhaj Salaf” bab 13 hal. 519 – 521.2. Abdul Hakim bin Amir Abdat dalam buku “Risalah Bid’ah” bab 19 hal. 295 dan buku “Lau Kaana Khairan lasabaquunaa ilaihi” bab 6 hal. 69.3. Hartono Ahmad Jaiz dalam buku “Bila Kyai Dipertuhankan” hal.165 – 166.

Selain mereka, masih ada Mahrus Ali yang mengaku sebagai Mantan Kyai NU melalui lebih dari sepuluh buku karangannya secara eksplisit menyesatkan aneka amaliyah NU yang bermadzhab Asy’ari Syafi’i.

Karenanya, Aswaja pun sepakat sejak dulu hingga kini, bahwasanya Khawaarij mau pun Naashibah adalah firqoh yang sesat menyesatkan. Jadi, Wahabi yang berpaham Khawaarij dan bersikap Nawaashib juga merupakan firqoh yang sesat menyesatkan.

  

  

  

(Muslimedianews.com)

Itu artinya secara tidak langsung para wahabi itu telah memvonis seluruh orang islam di indonesia, orang NU dari awal hingga saat ini SESAT…karena orang NU dan masyarakat muslim mayoritas di Indonesia bermadzab aqidah asy’ariyah, tak hanya itu bahkan Imam Al Ghazali, imam Nawawi, imam hajar, imam bukhari, Imam Muslim, khalifah Muhammad Al Fatih juga telah divonis sesat oleh wahabi karena mereka juga menganut mazdab aqidah asy’ariyah.

WASPADAI BUKU BUKU WAHABI…!!! JAGA AQIDAH ANDA.

Memang Syiah Bahaya, Tapi Indonesia Sedang Darurat Wahabi

Screen Shot 2016-07-09 at 3.28.00 AM

Suaracitizen.com – Sebagai umat Islam Ahlussunnah wal Jama’ah Asy’ariyah Syafi’iyah al-Shufiyyah An-Nahdliyyah, kita tidak setuju dengan paham Syi’ah dan Wahhabi.

Walaupun kita tidak setuju paham atau ajaran keduanya, tetapi kita berharap orang-orang dari keduanya kembali kepada jalan yang benar. Mari kita do’akan do’akan dan do’akan…!

Kita tidak ingin mereka mati dalam keadaan Syi’ah atau Wahhabi, apalagi mati oleh tangan kita, kita tidak terbesit keinginan sedikit pun untuk melakukan hal yang demikian. Kita tetap menganggap mereka sebagai bagian dari Islam, haram darahnya kehormatannya dan hartanya.

****

Baca Selanjutnya Di Halaman Berikut :

Sindiran Habib Luthfi: Anti Maulid Lebih Bahaya dari Pada Anti Sahabat Nabi

Screen Shot 2016-07-09 at 3.23.07 AM
Suaracitizen.com – Propaganda Syiah Bukan Islam beberapa tahun terakhir didengungkan kelompok wahabi membuat Habib Luthfi bin Yahya, Pekalongan, membuat pegel (kesal) karena sudah keterlaluan. Mereka yang mempropagandakan Syiah kafir rata-rata anti maulid. Menurut Habib Luthfi, walau anti sahabat juga harus diingatkan, namun yang anti maulid tidak boleh dibiarkan.
Dalam video berjudul “Sindiran Keras dari Habib Luthfi bin Yahya”, diunggah oleh Zain As-Sujai’i pada 13 April 2016, Habib Luthfi juga menyindir keras kelompok pemecah belah NU. Bagi Habib Lutfhi, NU hanya satu, yakni Nahdlatul Ulama yang didirikan KH Hasyim Asy’ary.
Mereka yang mengaku paling lurus mengikuti Mbah Hasyim, harus diluruskan dan diperingatkan. Duta Islam mengetik ulang perkataan Maulana Habib Luthfi dalam video Aswaja TV berdurasi 5.30 menit itu:
————————————
“Walaupun yang kecil tidak bisa dianggap kecil….Ada kelompok tertentu oknumnya benci kepada sahabat, itu diperbesar. Tapi yang anti maulud lebih besar daripada anti sahabat, kita diamkan? Kebalik tidak? Anti maulud berarti mengingkari maulidin nabi, mengingkari nubuwah, mengingkari risalah. Ojo main-main,
 
“Sebabnya apa, kalau kita cinta kepada Nabi, umat Islam tidak bisa dipecah belah. Tapi kalau kelompok yang anti sahabat kita serang, bisa pecah belah dan ‘manfaat’nya besar. Apa itu? Bisa njeblokake (permusuhan) antar habaib. Itu bahayanya,
 
“Habaib yang satu akidahnya beda, yang satu lagi akidahnya beda, dijeblokake (dibenturkan). Akhirnya, antar habib saling memaki. menuding. Yang tidak senang habaib ngomongnya “terus…terus…kalau bisa saling bunuh…bunuh saja….”. Jadi, ini menghabisi habaib dengan tangan habaib. 
 
“Pertanyaannya cuma satu, apa kalian rida jika anak cucu Nabi dihabisi? (Tidak….jawab hadirin). Itu tandanya kalian semua cinta kepada Kanjeng Nabi. Andai saya bisa meminta kepada Allah, saya minta dan ridho ada di pintu surga agar orang-orang yang cinta kepada Nabi dimasukkan surga terlebih dahulu. Ini karena mahabbah, karena cinta, 
 
“Kalau habib sudah dibenturkan, nanti antar habib dibenturkan dengan NU. Akhirnya NU dan Habaib pisah. Ini yang mengkhawatirkan. Saya ingatkan. 
 
Kalau sudah begitu, tinggal NU nya bakal dipecah. Membuat dua kelompok NU. Yang satu bikin NU kelompok Gus Dur-Aqil Siraj, yang satu NU Mbah Hasyim Asy’ary. Tidak ada NU Gus Dur, tidak ada NU Habib Luthfi, tidak ada NU Aqil Siraj, yang ada NU Nahdlatil Ulama’ yang didirikan Mbah Hasyim As’ary, 

————————————
Lihat videonya :
[sociallocker]
Peringatan keras ini harus didengarkan oleh kelompok pemecah belah keutuhan NKRI dan anti NU. Mereka pembuat rusuh kerukunan beragama dan keagamaan di Nusantara. Pemecah belah, pembentur dzurriyah Nabi salah satunya kelompok ideologis ektrem penganut Muhammad bin Abdul Wahab atau wahabi. Dan, pemecah belah NU salah satunya Gerombolan Garis Lurus (GGL). [dutaislam.com/abdullah][/sociallocker]

Hati hati pilih Sekolah Untuk Anak, Banyak Anak Memvonis Sesat Orang Tua (Sekolah Ekstrim, Anti Upacara bendera), Tolong Di Sebarkan

Screen Shot 2016-07-09 at 3.21.22 AM

Suaracitizencom – Katib Syuriyah PCNU Jember Kiai MN Harisudin mewanti-wanti para orang tua untuk senantiasa memperhatikan pendidikan anak-anaknya demi menciptakan generasi shalih dan shalihah di masa-masa yang akan datang.

“Sekarang ini banyak anak-anak remaja yang dibiarkan dididik keliru. Ada teman saya, anaknya setelah mengikuti kajian Islam tertentu, malah berani menyesatkan orang tua. Bahkan, ia siap membunuh orang tua. Nauzdubillahi min dzalika. Ini tidak benar. Tidak ada ajaran agama yang menyesatkan bahkan menyuruh membunuh orang tua sendiri,” katanya.

Kiai Harisudin menyampaikan hal itu dalam acara walimatul aqiqah “Mazaya Naif Muchtar” di kediaman Haji Saifudin, Ketua Takmir Masjid Nurul Hadi Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Selasa (5/4).

Dosen Pasca Sarjana IAIN Jember tersebut di hadapan lebih dari 200 jamaah pengajian pengaku peringatan tersebut telah ia sampaikan dalam berbagai majelis taklim, khutbah Jum’at, seminar, pengajian dan lain-lain.
[sociallocker]
“Kalau punya anak, harus dilihat sekolahnya. Jangan disekolahkan di sekolah ekstrem. Kalau ada sekolah tidak ada upacara bendera, itu harus dicurigai. Jangan-jangan ini sekolah ekstrem. Makanya harus dicek bagaimana pendidikannya, jangan-jangan anak-anak kita mau dididik teroris di situ,” kata Kiai MN Harisudin yang juga Wakil Ketua Lembaga Ta’lif wa an-Nasyr PWNU Jawa Timur tersebut.

Sebaliknya, pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember ini menyarankan untuk memilih sekolah-sekolah yang mengajarkan kesantunan dan bakti pada orang tua. Misalnya di pesantren, madrasah atau sekolah yang ada pendidikan agamanya. Di tempat ini, anak dididik dengan jelas agar menjadi anak shalih dan shalihah yang berbakti pada kedua orang tua dan selanjutnya siap mengabdi untuk agama, nusa, dan bangsa. (Anwari/Mahbib/NU)[/sociallocker]

Memahami Kisah Nabi Isa Yang Diangkat Ke Langit

Screen Shot 2016-07-08 at 1.35.20 AM

Suaracitizen.com – Pembahasan tentang Isa Al-Masih AS mendapat perhatian luas, karena ia menyangkut dua agama yang besar penganutnya di seluruh dunia, yaitu agama Islam dan Kristen.

Ada beberapa perbedaan pokok pandangan diantara kedua agama ini menyangkut keberadaan Isa Al-Masih AS. Bagi agama Islam, secara tegas bahwa sumber keyakinan mengenai Nabi Isa AS adalah Al-Qur an Al-Karim dan bagi agama Kristen mendasarkan keyakinannya atas keterangan dari perjanjian lama dan perjanjian baru.

[sociallocker]Bagaimana tentang Isa Al-Masih AS itu menurut sumber informasi yang bersumber dari Al-Qur an dan diyakini umat Islam, menurut sebagian besar umat Islam di dunia bahwa Nabi Isa Al-Masih AS, belum meninggal sampai sekarang, tapi beliau diangkat oleh Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam al-Qur an :

………. اِذْ قَالَ اللهُ يَعِيْسى اِنِّيْ مُتَوَفِّيْكَ وَ رَافِعُكَ

Artinya : Perhatikanlah ! Allah berfirman ” Wahai Isa, Aku akan mengambil engkau dan mengangkat engkau kepadaku dan mengangkat engkau dari kepalsuan orang kafir……. “

Rasulullah SAW bersabda : “Bahwa sesungguhnya Nabi Isa AS belum meninggal. Dan beliau akan kembali kepadamu sebelum hari kiamat”. [/sociallocker]

Baca Selanjutnya Di Halaman Berikut :

Kenapa Nabi Khidhir a.s Tidak Termasuk Kedalam 25 Nabi Yang Wajib Di Ketahui, Berikut Penjelasannya

Screen Shot 2016-07-08 at 1.32.26 AM

Suaracitizen.com – Assalamu’alaikum warahmatullah wabaratuh, Daftar 25 orang nabi dan rasul itu sebenarnya hanyalah mereka yang secara jelas namanya tercantum di dalam Al-Qur’an dan jelas-jelas disebutkan sebagai nabi. Sedangkan nama Khidir tidak disebutkan secara eksplisit di dalam Al-Quran. Bahkan di ayat itu sama sekali tidak ada keterangan yang jelas tentang statusnya sebagai nabi atau bukan.

Selain itu juga banyak tokoh baik yang namanya disebut dalam secara eksplist dalam Al-Quran, namun bukan termasuk nabi. Misalnya Zul-Qarnain (Al-Kahfi: 83,86,94), Thalut (Al-Baqarah: 247,249), Luqman Al-Hakim (Luqman: 12,13), Imran (Ali Imran: 33,35, 66), Maryam binti Imran yang disebutkan tidak kurang dari 31 kali dan lainnya.

Ayat Al-Quran yang berkisah tentang Nabi Musa a.s. bertemu dengan Khidhir hanya menyebutkan Khidhir sebagai seorang ‘hamba dari hamba-hamba kami’. Sama sekali ayat itu tidak menyebut nama dan juga jabatan kenabian baginya. Silahkan simak baik-baik ayat berikut ini:

“Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (QS Al-Kahfi: 65)

Kalau yang dimaksud dengan hamba itu adalah Khidhir dan bahwa dia adalah seorang nabi, maka itu adalah hasil kesimpulan sebagian ulama ahli tafsir. Kesimpulan itu memang ada benarnya meski bukan satu-satunya versi. Sebab banyak juga yang menyimpulkan bahwa Khidhir itu hanyalah orang shalih di zamannya.

Jumlah Nabi Dan Rasul

Yang jelas jumlah nabi dan rasul memang bukan hanya 25 orang saja, melainkan banyak sekali. Dalam sebuah hadits, kita mendapat informasi pasti tentang jumlah mereka.

Abu Zar bertanya kepada Rasulullah SAW, “Berapakah jumlah para nabi?” Beliau SAW menjawab, “Mereka berjumlah 124.000 orang, sebanyak 315 dari mereka adalah Rasul.” (HR Ahmad dalam musnadnya dan Al-Bani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Mungkin saja dari 124.000 orang itu salah satunya adalah nabi Khidhir a.s. Tentu dengan sekian banyak dalil yang terserak di dalam sunnah serta dalil aqli lainnya.

Wallahu a’lam bishshawab.
Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

| Sumber : www.lampuislam.org