Category Archives: Islami

Inilah 4 Pasukan Khusus Militer Islam yang Paling Ditakuti Dunia

Patut diakui bahwa selain ajaran islam yang sangat diminati, salah satu yang membuat islam menajadi ajaran yang besar adalah karena ekspansi yang kuat dan cepat ke berbagai belahan dunia. Faktor yang mendukung yang berperan penting terhadap kelancara dan kestabilan suatu ekspansi adalah dengan hadirnya kemampuan militer yang Memadai, kali ini muslimhebat akan membahas 4 pastukan khusus militer islam yang di takuti oleh dunia, berikut beritanya:

1. Mujahidin

pasukan militer islam yang hebat dan paling diseganiDalam bahasa Inggris, kata Mujahidin tercatat sejak tahun 1958, dari Pakistan, diadopsi dari bahasa Persia dan Arab, sebagai jamak dari mujahid “orang yang berjuang dalam jihad”, dalam penggunaan modern, untuk “gerilyawan Muslim.”
Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, istilah “mujahidin” menjadi nama berbagai pejuang bersenjata yang menganut ideologi Islam dan mengidentifikasi diri mereka sebagai mujahidin.

Mujahidin Afghanistan

Dari berbagai kelompok Mujahidin yang ada di seluruh dunia, yang paling terkenal tentu saja selalu Mujahidin Afghanistan. Pada awalnya, kaum Mujahidin berperang melawan pemerintah Afghanistan yang disetir Soviet pada akhir 1970-an. Uni Soviet keluar dari Afghanistan di akhir 1980-an karena tidak kuat melawan para mujahidin.
Banyak muslim dari negara-negara lain menawarkan diri untuk membantu kelompok mujahidin di Afghanistan, dan memperoleh pengalaman yang signifikan dalam perang gerilya. Pada periode ini, Mujahidin yang paling terkenal adalah Abdullah bin Azzam.

Mujahidin Bosnia-Herzegovina

Mujahidin juga lahir di Bosnia selama perang Bosnia 1992-1995 setelah pembantaian yang dilakukan oleh tentara Serbia terhadap Muslim sipil Bosnia. Jumlah kaum Mujahidin saat itu dikabarkan mencapai 4.000. Mereka datang dari tempat-tempat seperti Arab Saudi, Pakistan, Afghanistan, Yordania, Mesir , Irak dan Palestina.

Bukti-bukti menunjukkan bahwa relawan asing tiba di pusat Bosnia pada paruh kedua tahun 1992 dengan tujuan untuk membantu saudara-saudara Muslim mereka melawan penjajah Serbia. Kebanyakan mereka datang dari Afrika Utara, Timur Dekat dan Timur Tengah. Relawan asing berbeda jauh dari penduduk setempat, bukan hanya karena penampilan fisik mereka dan bahasa mereka berbicara, tetapi juga karena metode bertempur mereka.

Mujahidin di Checnya

Kaum Mujahidin memainkan peran dalam perang kedua Chechnya. Setelah runtuhnya Uni Soviet dan kemudian deklarasi kemerdekaan Chechnya, pejuang mulai memasuki berbagai kawasan. Banyak dari mereka merupakan veteran perang Soviet-Afganistan dan sebelum invasi Rusia, mereka menggunakan keahlian mereka untuk melatih para pejuang Chechnya. Selama Perang Chechnya Pertama mereka ditakuti karena taktik gerilya mereka, menimbulkan korban berat pada pasukan Rusia. Setelah penarikan pasukan Rusia dari Chechnya, sebagian besar mujahidin memutuskan untuk tetap tinggal di Negara itu.

2. Hassasin

Kawan-kawan semua udah pada tau kan sama game Assasins Creed? Nah game ini memiliki kisah yang nyata . Kisah ini trjadi di abad pertengahan saat itu yaa sedng sengit-sengitnya perselisihan antara Muslim dan Nasrani .

Pada pertengahan abad ke 12, di Syria terdapat sebuah kelompok rahasia para penghisap ganja. Mereka berusaha merebut tahta kepemimpinan Islam pada masa itu dengan cara-cara kekerasan. Kelompok ini memiliki struktur organisasi rapi. Mereka membangun sistem sel bawah tanah. Membentuk agensi dan spionase dengan struktur kepemimpinan piramidal. Jaringan intelijen piramidal ini mereka gerakkan di tengah masyarakat Muslim di seluruh dunia.

Para Hassasin melawan muslim Dinasti Seljuk yang menentang keberadaan mereka. Metode membunuh mereka adalah dengan cara pembunuhan secara diam2, dan berlaku sebagai seorang Assassin (pembunuh), mereka menggunakan pisau yang disembunyikan, panah, sampai racun. Mereka membunuh setiap target dari para Seljuk secara diam2, dan terkadang, mereka membunuh target mereka di hadapan khalayak ramai dan terkadang juga, di masjid, agar banyak yang dapat melihat.

Ada rumor yang beredar tentang Hashshashin, cara perekrutan yang dilakukan adalah dengan cara membuat sang calon percaya kalau dia sedang berada di ambang kematian (dengan drug, kemungkinan hashis atau sesuatu yang lebih kuat), kemudian, ia akan melihat dirinya berada di Firdaus dan dilayani oleh perawan-perawan. Padahal sesungguhnya, sang calon tidak meninggal, ia hanya dibawa ke suatu kebun yang indah, dan ia dibuat percaya bahwa kebun indah yang dilihatnya benar2 firdaus.

Bagi yang belum tau apa tu Hashish. Hashish sama seperti ganja.. Nah kalo hashish padat atau dalam bahasa Kimia nya berupa tetrahidrocarbinol yang sifat nya padat secara natural seperti kaca dan menjadi lunak apabila di panaskan. Yaa mirip-mirip Opium lah . Namun kata awal Hassasin yang berasal dari “Hash” tadi berubah karena kematian Nizariyah yang digantikan oleh Hasan bin Sabah. Jadi Hassasin berubah presepsi menjadi Para pengikut Hasan , bukan lagi para penghisap ganja. Dan hassasin ini mempunyai benteng di Alamut yang arti nya Istana Kematian. Persia. Dan salah satu bukti keberadaan mereka. Adanya catatan perjalanan Markopolo. Markopolo sudah berkunjung ke Alamut dalam perjalanan nya menuju Selatan.

Karena saat abad pertengahan perseteruan antara Islam Sunni dan Islam Syiah sedang membara. Maka Hassasin yang beraliran Syiah memiliki dua target yaitu membunuh para petinggi Syiah dan Nasrani. Jadi bagi umat Islam maupun Nasrani , Hassasin bisa dibilang bukan kawan maupun lawan.

Nah karena kematian Hasan bin Sabah oleh anaknya sendiri, dan hancurnya benteng Alamut ( benteng utana Hasasin) oleh dinasti Mongol yg dipimpin oleh Hulagu Khan kepemimpinan Assasins menjadi terbelah. Para petinggi Abasiyyah,Umayyah,dan Mameluk memasukkan agen rahasianya ke organisasi Hassasin . Nah hasilnya Hassasin kembali ke jalan yang benar sebagai manusia yang menjalankan Syariat Islam , walhasil mereka menjadi sekte ahli Kerajaan Ottoman Turki dalam perang salib. Bekerjasama dengan Janissary

Tokoh Hassasins :

1. Hasan-bin-Sabah.
Pemimpin para Hashashin yang kahrismatik, Ia yang pertama mendirikan hashashin dan membuatnya menjadi grup yang ditakuti orang karena keterampilan dalam membunuh diam-diam.

2.Altaïr ibn La-Ahad (الطائر ابن لا أحد , Arabic, “The Flying Eagle, Son of None”),
hmm. ini lebih kepada tokoh game.. tapi kan yang saya tulis well known.. ehehehhe .. tapi kalo yang udah main game nya. tokoh2 yang di bunuh memang benar benar mati terbunuh. seperti Robert de Sable (Grand Master Knight Templar), William de Monferatt, Sibrand (Teutonic Knight), Majd al-Adin, dsb. Walaupun belum tentu dibunuh ama Altair , tapi kan emang benar benar mati.. heheheheh

Konon Assasins pernah disewa oleh Richard The Lion Heart untuk membunuh saingannya di pemerintahan Yerusalem. Oh iya Hasasins itu organisasi indipenden yang tak terkait dengan kerajaan ( sebelum masuk ke Ottoman )

3. Janissary


Janisari (berasal dari bahasa Turki Utsmaniyah: ينيچرى (Yeniçeri) yang berarti “pasukan baru”) adalah pasukan infanteri yang dibentuk oleh Sultan Murad I dari Kekalifahan Bani Seljuk pada abad ke-14. Pasukan ini berasal dari bangsa-bangsa Eropa Timur yang wilayahnya berhasil dikuasai oleh Turki. Utsmani Tentara ini dibentuk tak lama setelah Kekaisaran Byzantium kalah oleh Turki Utsmani. Alasan utama pembentukan laskar Janisari adalah karena tentara Turki Utsmani yang ada tidak memadai, terutama karena terdiri dari suku-suku yang kesetiaanya diragukan. Janisari awalnya adalah para tahanan perang (terutama yang asalnya dari Eropa Timur – Balkan) yang diampuni tetapi dengan syarat harus membela Kekaisaran Turki Utsmani.

Sejalan dengan waktu, untuk memastikan kesetiaan kesatuan ini, selanjutnya Sultan punya ide untuk merekrut pasukan Janisari ini dari budak yang masih bocah, sehingga mereka bisa diajari (didoktrin) untuk membela dan mengawal Sultan. Pada masa itu, pasukan Janisari ini adalah pasukan terkuat di dunia. Konon pasukan ini adalah pasukan yg pertama sekali memakai senapan.(yang kemudian ditiru oleh orang Eropa). Saat itu Turki memiliki persediaan mesiu yang cukup banyak (dimana pada saat itu di daerah lain masih langka). Pasukan ini adalah pasukan kedua setelah Mongol yang berhasil menjajah Eropa.

Janisari adalah brigade terpisah dari pasukan reguler Turki yang bertugas mengawal Sultan Dinasti Utsmani (Ottoman Empire). Sedangkan Bani Seljuk adalah Dinasti sebelum Utsmani. Utsman diambil dari pemimpin kabilah Osmani yg mempunyai kekuatan yang besar sewaktu Bani Seljuk masih berkuasa. Waktu Seljuk pecah, kabilah yang dipimpin Osmani menyatukannya kembali dibawah bendera baru. Kekuasaan Turki Utsmani mencapai seluruh wilayah di Balkan dan Eropa Tenggara. Kota Wina dua kali diserang oleh kakuatan Turki Utsmani, tetapi karena seluruh kerajaan di Eropa bersatu untuk membendung dengan kekuatan penuh dan logistik yang memadai, ambisi Turki Utsmani untuk menguasai seluruh Eropa tidak berhasil.

Pakaian khas Janisari adalah sejenis long musket. Ciri khasnya adalah topinya yang memakai tutup kain dari depan ke belakang leher, menyerupai sorban.

Kisah terkenal mengenai kehebatan pasukan ini adalah ketika Byzantine kalah total saat Constantinopel ditaklukan oleh Turki Utsmani yang dipimpin oleh Sultan Mahmud Al-Fatih, beliau anak dari Sultan Murad II. Saat itu Janisari adalah pasukan yang berperan penting dalam pertempuran tersebut. Yang menarik, pada zaman Sultan Mahmud, Pasukan Janisari termasuk yang ikut bertempur melawan Dracula si Penyula dari Wallachia dekat Transevalnia yang haus darah. Dracula (Vlad Teppes) sempat dikalahkan adiknya sendiri yaitu Radu yang saat itu menjadi pemimpin Janisari untuk menaklukan Dracula. ( Dracula artinya anak Dracul atau anak naga karena bapaknya adalah Vlad Dracul yang menjadi anggota Ordo Naga ).

Jannisary sendiri dibagi manjadi dua kesatuan, yaitu: infantri dan kavaleri.Selain Janisari, Turki Utsmaniyah juga masih mempunyai kesatuan elite lainnya, yaitu: Tentara Ghulam, Cavalary Sipahi, dan tentunya pasukan Onta.

Selama beberapa abad Janisari bertahan sebagai pasukan elit pengawal Sultan. Karena statusnya itu Janisari, baik secara jumlah dan status berkembang semakin besar. Sekitar abad 19 Janisari dibubarkan oleh Sultan Mahmud II pada tahun 1826 karena terjadinya insiden Auspicious, dimana laskar Janisari mencoba melakukan kudeta terhadap kekaisaran Turki Ottoman.

4. Mamluk

Setelah memeluk Islam, seorang Mamluk akan dilatih sebagai tentara berkuda. Mereka harus mematuhi Furisiyyah, sebuah aturan perilaku yang memasukkan nilai-nilai seperti keberanian dan kemurahan hati dan juga doktrin mengenai taktik perang berkuda, kemahiran menunggang kuda, kemahiran memanah dan juga kemahiran merawat luka dan cedera.

Tentara Mamluk ini hidup di dalam komunitas mereka sendiri saja. Masa lapang mereka diisi dengan permainan seperti memanah dan juga persembahan kemahiran bertempur. Latihan yang intensif dan ketat untuk anggota-anggota baru Mamluk juga akan memastikan bahawa kebudayaan Mamluk ini abadi.

Setelah tamat latihan, tentara Mamluk ini dimerdekakan tetapi mereka harus setia kepada khalifah atau sultan. Mereka mendapat perintah terus dari khalifah atau sultan. Tentara Mamluk selalu dikerahkan untuk menyelesaikan perselisihan antara suku setempat. Pemerintah setempat seperti amir juga mempunyai pasukan Mamluk sendiri tetapi lebih kecil dibandingkan pasukan Mamluk Khalifah atau Sultan.

Pada mulanya, status tentara Mamluk ini tidak boleh diwariskan dan anak lelaki tentara Mamluk dilarang mengikuti jejak langkah ayahnya. Di sebagian kawasan seperti Mesir, tentara Mamluk mulai menjalin hubungan dengan pemerintah setempat dan akhirnya mendapat pengaruh yang luas.Kehebatan tentara Mameluk sudah terbukti saat pasukan Mameluk menaklukkan wilayah Andalusia ( Spanyol ) dan terus menekan kerajaan Frank ( Perancis )

Sumber: Mardeka.net

Sungguh Mencengangkan Anda Pasti Terkejut Kok Bisa Dua Orang Biksu Ikut Sholat Jamaah di Mesjid Dan Bikin Heboh Netizen Dunia Maya.

Screen Shot 2016-08-31 at 1.12.35 AM

Suaracitizen.com – Beberapa buah gambar menunjukkan dua orang Biksu tengah melakukan shalat berjamaah di satu masjid saat ini jadi viral di sosial media.

Diambil dari lamankongsi, menurut sumber yang disebarkan di beberapa blog dan page facebook menyampaikan gambar itu di ambil di sekitar Rantau Panjang, Kelantan.

Selepas peristiwa kebakaran besar pada Januari 2014 lantas, yang mengakibatkan semua bangunan musnah namun cuma surau yang masihlah utuh tak ikut dilahap api.

Kedua Biksu ini tampak masihlah komplit dengan baju kebesarannya, lembaran kain berwarna orange kecoklat-coklatan tampak masihlah terbalut melilit badan mereka.

Ada yang menyampaikan kedua orang Biksu ini tertarik memahami Islam, mereka coba pelajari Islam di Masjid seperti di dalam gambar.

Mungkin ada benarnya sangkaan itu karena satu photo di bawah menunjukkan seakan-akan seseorang guru agama tengah mengajar sesuatu pada mereka berdua.

Dakwaan itu juga dikuatkan dengan gambar beberapa jamaah yang tampak seperti merelakan kedua Biksu ini turut shalat berjamaah.

Ada juga yang menyebutkan kalau, peristiwa ini terjadi di selatan Thailand.
Tetapi, status Biksu ini masih jadi pertanyaan, apakah mereka sudah masuk Islam atau tidak.

Belum terang di mana dan kapan bebrapa photo ini di ambil, namun di balik pertanyaan besar itu, bebrapa photo ini telah terlanjur membuat ramai para netizen didunia maya.

Sumber : www.kabar-media.com

Sering Mengeluh Bacaan Shalat Sangat Panjang, Tangan dan Kaki Ibu Ini Melekat di Lantai Masjidil Haram

Screen Shot 2016-08-26 at 8.41.19 PM

Suaracitizen.com – Menjaga lisan ketika kita sedang berada di tanah suci juga membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Karena sejatinya lidah memang tak bertulang, namun tajamnya bisa melebihi pedang. Efek dari tajamnya lidah bisa sangat dahsyat. Kendati demikian, Lidah juga bisa menjadi sumber kebaikan, jika dimiliki orang yang beriman. Jika tidak maka kebalikannya, lidah akan menjadi sumber fitnah yang bisa mendatangkan malapetaka bagi siapa saja.

Begitupon ketika sedang melaksanakan haji dan umrah. Banyak kejadian sakral dan kesucian proses ibadah yang sering terkotori oleh tajamnya lidah, kalimat caci maki, dan perdebatan kusir yang tak berguna. Padahal, haji dan umrah adalah ibadah yang mempunyai jutaan hikmah. Bahkan dari cara berbicara seseorang, kemabruran haji bisa diukur dengannya. Mereka yang masih tidak bisa menguasai lisannya akan selalu jauh dari rahmat Allah SWT.

Ada banyak kisah nyata saat melaksanakan ibadah di tanah suci yang bisa kita ambil hikmahnya. Seperti beberapa cerita pengalaman dibawah ini.

Salah satu jamaah haji dari kami, seorang ibu berusia sekitar 50 tahunan, tiba-tiba mengeluh lelah karena shalat di Masjidil Haram lebih lama daripada shalat di Masjid Nabawi,

“Suratnya sangat panjang-panjang yang dibaca kayak kereta api, jadi lama deh shalatnya, beda dengan Imam di Masjid Nabawi Madinah.” Mungkin karena kecapekan, kata-kata tersebut secara tak sadar keluar dari mulutnya.

Namun, Allah SWT yang Maha Agung memiliki cara unik untuk menegur hamba-Nya agar selalu menjaga lisannya di tanah suci dan tidak gampang berkeluh kesah, Apa yang terjadi kemudian?

Ketika shalat dimulai sampai waktu sujud pertama dalam rekaat pertama ibu tersebut tetap saja sujud. Tangan dan kakinya terasa menempel di lantai masjidil haram dan tak mau digerakkan, Padahal sang imam dan jamaah lainnya sudah berada selesai, usai salam, jamaah lain yang sedang shalat disampingnya menyapa dan memegang tubuh ibu tersebut agar menyudahi shalatnya. Karena memang sudah selesai.

Berkali kali teman yang disampingnya mencoba untuk membangunkan ibu tersebut, sampai sekitar 10 menit, ibu tersebut baru sadar. ketika ditanya oleh teman yang ada di sampingnya, ternyata tangan dan kaki ibu tadi tidak bisa digerakkan sama sekali, bahkan telinganya juga tidak bisa mendengar suara dari imam, sehingga akhirnya sujudnya menjadi panjang. seakan akan seluruh anggota tubuhnya terkunci.

Subhanallah Allahu Akbar, banyak sekali pelajaran dan hikmah yang Allah berikan agar kita pandai menjaga akhlaq juga lisan kita saat ibadah haji maupun umrah di tanah suci.

Sahabatku, Lisan adalah salah satu karunia Allah yang diberikan pada manusia. Ia harus senantiasa disyukuri dengan sebenar-benarnya. Cara mensyukuri lisan ini adalah dengan menggunakannya untuk bicara yang baik atau diam. Bukan dengan mengumbar pembicaraan semau sendiri. Bukan pula dengan memuaskan nafsu dengan mengumbar mulut sesukanya.

Seorang ahli hikmah berkata, Ada 6 sifat untuk mengetahui jika seseorang itu bodoh: marah tanpa sebab, membuka rahasia, suka mengganggu orang lain, memberi bukan pada tempatnya, tidak bisa membedakan lawan atau kawan, dan berbicara tanpa ada manfaatnya.

Wallahu A’lam

(kabarmakkah)

Daripada Full Day School, Mending Mondok di Pesantren, Setuju “Share ya”

Screen Shot 2016-08-24 at 9.19.59 PM

Suaracitizen.com – Baru saja pelaksana pendidikan di Indonesia dibuat ribet dengan perubahan kurikulum. Nasib guru yang selalu terombang-ambing karena perubahan kebijakan yang tidak jelas arahnya. Belum lagi perlakuan yang tidak pantas untuk guru dari murid dan orang tuanya. Kini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhajir Effendy mewacanakan program full day school, anak harus ada di sekolah dari pagi hingga sore.

Soal full day school, Ketua PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) DKI Jakarta, Aris Adi Leksono menjelaskan, sesungguhnya program itu bukan hal yang baru. Bagi kalangan pesantren dan basis Nahdliyin mendidik anak dengan totalitas waktu dan daya dukung lainnya sudah ada sejak zaman dulu.

“Pesantren bukan sekedar full day, tapi thuluz zaman atau belajar sepanjang hayat sehingga karakter dan pengetahuan yang didapat menjadi matang dan tuntas (mastery learning),” ujar Aris.

Lebih lanjut, Aris menuturkan jika program menteri tersebut jadi dilakukan, pihaknya yakin akan menambah daftar trial and error sistem pendidikan nasional. Alasannya, kondisi sekolah kita masih banyak yang belum siap, sarana belum memadai, sistem pendidikan yang belum siap, sistem pembelajaran, dan masih banyak kendala teknis
lainnya.

“Lebih baik memperkuat sistem yang ada, sudah jelas pesantren adalah sistem pendidikan khas Nusantara. Full day di pesantren lebih bermakna daripada di sekolah, mending Kemdikbud ikut kampanye Ayo Mondok,” terang Guru di MTsN 34 Jakarta itu.

Menurut Aris, Mendikbud harusnya lebih fokus pada pengembangan kurikulum dan pemerataan kompetensi guru, sehingga pelayanan standar pendidikan nasional dapat dirasakan seluruh pelosok negeri. Menurutnya, pemerintah harus mulai ‘taubat’ dari program pencitraan yang justru meresahkan masyarakat dan tidak jelas arahnya.

Belum lagi irisan akibat pelaksanaan program tersebut, karena tidak sedikit anak yang harus belajar agama di Madrasah Diniyah usai pulang sekolah. Madrasah Diniyah memiliki peran strategis untuk penanaman nilai agama bagi anak dan usia remaja. Belum lagi interaksi sosial anak menjadi terbatas, terutama dalam upaya pengembangan minat dan bakat anak di luar sekolah.

Dalam hal ini, Pergunu DKI Jakarta sebagaimana tradisi pesantren berharap Mendikbud istikhoroh dulu. Selain itu, sebuah program lebih baik melalui riset terlebih dahulu sebelum wacana itu menjadi kebijakan. Bukan serta merta langsung diterapkan, apalagi dijadikan pilot project.

“Jika hasilnya baik, tidak masalah mengadopsi sistem pesantren yang sudah menjadi keunggulan sistem pendidikan Indonesia sejak dulu,” pungkas Wakil Ketua STAINU Jakarta ini.

Semoga Informasi ini bermanfaat untuk kita semua tolong bantu share bila anda peduli sahabat yang lain.

(NU Online/Abdul Wahab)

Hanya Dua Orang Ini Saja Yang Bisa Bertemu Rasul Dalam Mimpi

Screen Shot 2016-08-22 at 2.06.21 AM

Suaracitizen.com – Bisa bertemu dengan Rasul dalam mimpi adalah sebuah kebahagiaan. Betapa tidak, beliau adalah seorang manusia mulia yang diidolakan seluruh manusia karena keteladanan yang terukir dengan jelas baik dalam perkataan maupun perbuatannya.

Meski keinginan untuk bisa bertemu dengan Rasul dalam mimpi sangatlah besar, namun hanya dua orang saja yang bisa memimpikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Amat beruntunglah mereka karena bisa menjadi seseorang yang Rasulullah istimewakan dari sekian banyak umatnya.Siapakah Mereka Itu?

Rasulullah telah membenarkan tentang umatnya yang bertemu dengan beliau dalam mimpi. Karena setan tak mampu menyerupai wajah Rasul mulia tersebut.

Bukanlah sembarangan orang yang bisa mendapatkan kesempatan untuk bertemu Baginda Rasulullah dalam mimpi. Hanya ada dua golongan saja yang diberi kesempatan akan hal itu.

Golongan yang pertama adalah para sahabat dimasa beliau masih hidup yang mengetahui kondisi sebenarnya dari utusan Allah tersebut. Sebagian dari para sahabat bahkan telah lama menemani Rasulullah dalam menyebarkan kebaikan sehingga mereka pun seringkali memimpikan Rasulullah.

Golongan yang kedua adalah umat muslim yang melakukan keshalehan lewat mencintai sekaligus mengikuti apa yang menjadi sunnah Rasul. Dalam pikiran golongan ini, waktu di dunia sangatlah berharga sehingga harus diisi dengan berbagai amalan yang telah Rasulullah contohkan.

Al Quran telah memberikan sejumlah keterangan tentang sifat atau ciri dari pribadi Rasulullah sehingga jika pun kita bermimpi melihat Rasulullah, patokan inilah yang harus kita perhatikan. Jangan sampai setan mengelabui kita dengan mengaku sebagai Rasul dalam mimpi.

Banyak orang yang sekarang ini katanya telah melihat Rasulullah dalam mimpi, bahkan diberi amanat untuk menjadi penerus kenabian. Mimpi tersebut hanyalah rekaan setan untuk menjerumuskan dirinya dalam lubang kesesatan.

Sangat konyol apabila ada yang mengaku bermimpi bertemu Rasul, namun sering melakukan kemaksiatan. Sungguh sebuah hal yang bertolak belakang sehingga patut dipertanyakan apakah mimpi itu benar atau hanya sebuah rekayasa setan saja untuk menyesatkan manusia.

Bagi yang merasa umat Rasul, amalkanlah segala keshalehan semata-mata hanya karena Allah, bukan karena ingin bertemu Rasul dalam mimpi. Jika pun memang ditakdirkan Allah bisa bertemu Rasul dalam mimpi, maka sesungguhnya itu adalah hak Allah dan di luar kemampuan kita sebagai hamba yang hina.

Jika dalam mimpi saja Rasul begitu didambakan, apalagi bisa benar-benar bersamanya di surga Allah nanti.

Semoga Allah mempertemukan kita dengan Rasulullah dalam naungan keridhaanNya.. Aamiin

 Sumber : KabarMakkah.Com

Hakim Mahkamah Konstitusi Ingatkan Umat Islam agar tak Pilih Pemimpin Kafir

Screen Shot 2016-07-31 at 6.32.10 PM

Suaracitizen.com – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar prihatin jika kondisi umat tercerai berai dalam soal memilih pemimpinnya. Bahkan lebih memilih pemimpin non-Muslim. Padahal banyak yang dapat dipilih dari tokoh Islam.

“Banyaknya provokasi sehingga yang dipilih adalah pemimpin non-Muslim,” jelas dia dalam memberikan sambutan di Pertemuan Dai se-Asia Tenggara, Selasa (26/7).

Menurutnya, banyak non-Muslim yang mengaku berjuang atas nama solidaritas, padahal dalam sejarah solidaritas umat Islam tidak boleh mengalahkan akidah. Tetapi melihat kepada masa lalu, mereka memperjuangkan solidaritas ketika masih menjadi minoritas saat masuk sebuah negara dan sekarang telah menjadi mayoritas mereka menghancurkan umat Islam seperti di Palestina.

Patrialis mengingatkan kader bangsa khususnya umat Islam tidak lengah dan malas untuk mengisi jabatan di negara ini. Karena di beberapa tempat dan negara non-Muslim telah menguasai jabatan strategis di lembaga berbagai negara.

“Ketika putusan berada di tangan non-Muslim, maka umat Islam yang selalu dirugikan,” jelas dia.

Sebagai hakim di Mahkmah Konsitusi, Patrialis berusaha untuk menentukan arah perjalanan bangsa ini. Salah satunya menjaga agar hak dasar umat muslim tidak bertentangan dengan kebijakan dan undang-undang negara. Begitu juga sebelumnya saat dia menjadi Memkumham sebisa mungkin berusaha berdakwah seluas-luasnya agar umat Islam kembali kepada Alquran dan Hadist. (suara-islam)

Masya Allah, Mendikbud RI Beri Penghargaan Orang Tua Terhebat kepada Ayah & Ibu Musa Al Hafidz

Piagam penghargaan kepada orang tua musa
Piagam penghargaan kepada orang tua musa

Suaracitizen.com – Pendidikan Al Quran mulai dilirik oleh pemerintah. Kali ini, Mendikbud baru Prof. Dr. Muhajir Effendy memberikan piagam pernghargaan kepada La Ode Abu Hanafi dan Yulianti yang tak lain adalah ayah dan ibu Musa Al Hafidz, sebagai orang tua hebat dalam rangka kegiatan pendidikan keluarga tahun 2016.

Apresiasi itu diberikan secara resmi pada tanggal 30 Juli 2016.

Informasi ini diketahui dari seorang Facebooker bernama Fadlan Fahamsyah yang mengupload foto piagam pengharaan orang tua Musa pada 30 Juli 2016.

“Masya Allah wal hamdulillah… Baru saja dilantik jadi MENDIKBUD Prof. Dr. Muhajir Effendy langsung memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada orang tua adik kita Musa si hafizh cilik…
Semoga Allah membimbing langkah pak menteri dalam menjalankan tugasnya dan keluaga adik Musa semoga diberkahi Allah…amin,” tulisnya dalam status Facebooknya.

Berbagai tanggapan positif juga datang dari para Netizen.

“Alhamdulillah ikut bahagia,” tulis Irfan Noviandana. (nisyi/jurnalmuslim.com)

Ini Hal Yang Paling Penting Dalam Memilih Calon Pendamping Hidup

Screen Shot 2016-07-27 at 7.06.08 PM

Ini Hal Yang Paling Penting Dalam Memilih Calon Pendamping Hidup – Memilih calon pendamping hidup yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya adalah yang paling penting diantara kriteria-kriteria yang lain, maka dalam memilih calon pasangan hidup, minimal harus mempunyai syarat ini.

Ini Hal Yang Paling Penting Dalam Memilih Calon Pendamping Hidup

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya yang paling mulia disisi Allah diantara kalian adalah yang paling bertaqwa.” (QS. Al-Hujarat: 13).

Taqwa adalah menjaga diri dari azab Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Hendaknya seorang muslim berjuang untuk mendapatkan calon pendamping hidup yang mulia disisi Allah, yaitu seorang yang taat kepada aturan-aturan agama, Allah dan Rasul-Nya.

Karena kesholehan pasangan hidup kita akan berpengaruh terhadap keturunan yang menjadi buah dari suatu pernikahan, yaitu lahirnya anak-anak yang sholeh dan sholehah.

Rasulullah SAW bersabda: “Ada empat resep kebahagiaan bagi seorang, yaitu: istrinya adalah wanita yang sholehah, putra-putrinya baik-baik, pergaulannya bersama orang-orang yang sholeh, dan rezekynya diperoleh dari negri sendiri.” (HR. Dailami-Ibnu Assakir).

Dengan demikian, ilmu agama adalah hal terpenting yang menjadi perhatian dalam memilih pasangan. Karena bagaimana mungkin seseorang dapat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, padahal dia tidak tahu apasaja yang diperintahkan oleh Allah dan apasaja yang dilarang oleh-Nya.

Baca Juga: Kriteria Ini Juga Penting Dalam Memilih Pendamping Hidup.

Oleh karena itu, pilihlah calon pendamping hidup yang memiliki pemahaman yang baik tentang agama, karena salah satu tanda orang yang diberi kebaikan oleh Allah adalah orang yang memiliki pemahaman agama yang baik.

Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang dikehendaki oleh Allah untuk mendapat kebaikan, maka akan dipahamkan terhadap ilmu agama.” (HR. Bukhari-Muslim).

Sebaliknya, islam melarang seorang muslim mengawini wanita-wanita yang kafir dan musyrik kepada Allah.

Allah SWT berfirman: “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmim lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita yang mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak keneraka, sedang Allah mengajak kesyurga dan ampunan dengan izin-Nya, dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al-Baqarah: 221).

Semoga bermanfaat, raihlah amal sholeh dengan membagikan artikel ini agar menjadi tambahan ilmu dan menjadi tambahan amal kebaikan bagi kita semua, Aamiin.

Untukmu Pangeranku Yang Masih Kunanti

Screen Shot 2016-07-27 at 7.04.32 PM

Suaracitizen.com – Untukmu Pangeranku Yang Masih Kunanti – Ketika di dalam hatiku ini mulai terbersit tanya: “Tulang rusuk siapakah diri ini?” Tapi tertahan erat hanya di hati kecil nan dalam, hingga perih mulai kurasa.

Namun segera kubalut dengan jawabku sendiri: “Hanya Allah lah yang tahu.”

Dan ketika tanya selanjutnya pun mulai terurai di otak: “Kenapa dia sang pangeranku tak mencari tulang rusuk bengkoknya yang hilang? Begitu sulitkah baginya menemukanku? Kurang ikhtiarkah dia? Kurang berdo’akah? Mungkinkah dia tak sadar telah kehilangan rusuknya? Atau mungkinkah dia benar-benar tak butuhkan rusuk bengkok ini?”

Atauuuu? hmmmmm, cukup-cukup! Akupun segera menyimpul tanya-tanya putus asa itu dengan jawaban ku sendiri: “Tak usah bersu’udzon.”

Semua karena Allah belum mengizinkan terjadi, dan teringatlah betapa Allah telah menyiapkan sang pangeran untukku.

Saat ini dia, Pangeranku sibuk berbenah diri sepertiku, pangeranku pun tengah menantiku dan ia pun mulai mempersiapkan segalanya untuk menyambut kehadiranku di sisinya.

Akupun tersadar, kupahami bahwa Allah juga telah sediakan waktu untuk pemutaran episode yang ternantikan olehku dan pangeranku.

Yakinkan diri, betapa semua akan terasa indah pada waktunya, jika Allah Mengizinkan, kelak semua terjadi dengan hikmat, penuh Ridha, Rohmah dan barokah-Nya, Insya Allah.

Bersabarlah dalam menunggu waktu yang tepat untuk di pertemukan dengan pemilik tulang Rusuk kita ya Ukhti, Keep waiting and keep istiqomah, hingga masa indah itu akan tiba pada waktunya, Aamiin.

(By: Miftahul Mujahidah)

Untukmu Yang Mencintaiku Karena-Nya

Screen Shot 2016-07-27 at 7.01.55 PM

Suaracitizen.com – Untukmu Yang Mencintaiku Karena-Nya – ketika kau masih tak mampu untuk menghalalkanku, maka ijinkan aku berbicara tentang cinta padamu. Sesungguhnya kata-kata cintamu tak menjadi mata air yang jernih di padang pasir di tengah sahara hatiku. Tetapi justru menjadi percikan api yang setiap saat mampu membakar diriku, membakar rindu yang seharusnya untuk Rabb-ku, membakar cemburu yang seharusnya untuk Rabb-ku, membakar semangat yang seharusnya hanya karena Rabb-ku.

Untukmu yang mencintaiku karena-Nya, ungkapan perasaanmu tak membuat bunga-bunga di taman hatiku merekah, tapi justru membuat bunga itu layu sebelum mekar. Duri-duri bunga itu seketika tumpul, lemah dan tak mampu lagi melindungi sari bungaku.

Wahai engkau yang mencintaiku karena-Nya, sungguh kata- kata cintamu setajam pedang yang siap menebas apapun.

Tidakkah kau ingin mengalihkan pedangmu itu untuk menebas apapun. Tidakkah kau ingin mengalihkan pedangmu itu menebas nafsu dan gejolak hati yang kini meresahkan jiwamu?

Untukmu yang mencintaiku karena-Nya, aku bukan malaikat yang tak punya hawa nafsu, aku hanya manusia biasa yang juga menginginkan cinta.

Kehadiranmu memang mampu memberi sebuah warna, tapi sungguh itulah yang membuatku tersiksa.

Bukan aku tak mampu menghargai yang kau rasa, tapi sungguh bukankah aku akan gagal mempertahankan hatiku yang selalu ingin terjaga.

Untukmu yang mencintaiku karena-Nya, tidakkah kau ingin cinta itu sesuci cintanya Ali dan Fatimah? Dalam diam ia mencinta, dalam rindu ia berdo’a.

Jika karna cinta kau mampu menjadi seorang pujangga, tidakkah kau ingin mempersembahkannya kepada cintamu yang sesungguhnya?

Allahu Rabbi, tidak tahukah engkau bahwa cemburunya teramat luar biasa?

Untukmu yang mencintaiku karena-Nya, bukankah cinta sejati bukanlah yang menyakiti?

Tapi taukah engkau, perasaan cinta yang kau bilang tak bisa terdiam terlalu lama, tapi bisa kau halalkan dengan segera, sesungguhnya menyakiti jiwaku, melalaikanku menjadi seorang hamba, dan mendekatkanku pada angan-angan semu yang seharusnya tak boleh ada.

Untukmu yang mencintaiku karena-Nya, renungkanlah, tak ada kebahagiaan yang sesungguhnya kurasa saat ini. Yang ada hanya kesibukan untuk selalu membenahi diri, tak ada kata terlambat untuk segera memperbaiki. Simpanlah cintamu hingga Allah memutuskannya nanti.

Yaa Allah, sesungguhnya aku mendambakan cinta hamba-Mu yang turut mencintai-Mu sedalam-dalamnya. Aamiin.

(By: Umi Zahraa El-Harits)