Category Archives: Internesional

Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud Dahsyat Banget, Bawa Duit Rp 332,5 Triliun

Suaracitizen.com – Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud ke Indonesia awal Maret nanti sangat istimewa. Kali terakhir raja Saudi mengunjungi Indonesia adalah pada 1970. Raja kala itu adalah Faisal bin Abdulazis Al Saud.

Nah, setelah 47 tahun, raja Saudi kembali mengunjungi Indonesia. Rombongan Raja Salman berada di Indonesia selama sembilan hari, mulai 1 Maret nanti. Tiga hari pertama berisi agenda kenegaraan resmi. Selebihnya, selama enam hari Raja Salman akan berlibur ke Bali.

Anggota rombongannya pun tidak tanggung-tanggung, mencapai 1.500 orang. Termasuk 10 menteri dan 25 pangeran. Presiden Joko Widodo akan menjemput langsung Raja Salman di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. ”Itu dilakukan karena saat Presiden ke Saudi dijemput di pintu pesawat oleh Raja Salman,” ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Dia menuturkan, Saudi bakal menanam investasi yang cukup besar di Indonesia. Salah satunya kerja sama perusahaan minyak Saudi, Aramco, dengan Pertamina senilai USD 6 miliar (sekitar Rp 79,8 triliun) untuk pengembangan kilang minyak di Cilacap. Secara keseluruhan, diharapkan investasi yang bisa masuk dari Saudi mencapai USD 25 miliar atau sekitar Rp 332,5 triliun.

Ada lima kerja sama kedua pemerintah yang
sudah disepakati. Yakni, promosi seni dan warisan budaya, pertukaran ahli kesehatan haji dan umrah, serta promosi Islam moderat yang di dalamnya mencakup dakwah dan pertukaran ulama. Ada pula program peningkatan frekuensi penerbangan dari Indonesia ke Saudi serta penanggulangan kejahatan lintas batas.

Saudi juga memberikan perhatian dalam penanggulangan terorisme di Indonesia. Khususnya terhadap para anggota Densus 88 Antiteror. ”Anggota Densus yang meninggal, orang tuanya per tahun akan dihajikan oleh Kerajaan Saudi dianggap sebagai syuhada,” kata Pramono.

Mengenai liburan rombongan Raja Salman ke Bali, Wamenlu A.M. Fachir menilai hal itu sebagai keuntungan bagi Indonesia. ”Itu promosi luar biasa,” ungkapnya.

 

 

Sumber: jawapos.com

Warganya Dilarang Masuk AS, Ini Reaksi 6 Negara Muslim

Suaracitizen.com – Belum lagi genap 10 hari memerintah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah memicu kontroversi sengit. Ia mengeluarkan perintah eksekutif (executive order) yang melarang sementara para pengungsi dan pendatang dari tujuh negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim.
Negara-negara tersebut adalah Suriah, Iran, Irak, Sudan, Libya, Somalia, dan Yaman.
Kebijakan Trump menuai kecaman. Para demonstran berdatangan ke sejumlah bandara di AS, tempat para penumpang dari negara-negara terdampak ditahan.
Perdana Menteri Inggris, Theresa May, seakan ragu merespons kebijakan tersebut. Usai pertemuan empat mata yang sukses dengan Presiden AS, ia mengaku “tak sepakat” dengan apa yang dilakukan Donald Trump.
Kritik tajam juga datang dari para tokoh di bidang teknologi. Bos Facebook, Mark Zuckerberg, mengingatkan bahwa AS adalah bangsa imigran.
Sementara pelari Inggris, Mo Farah, khawatir ia tak bisa pulang ke rumahnya di Oregon, AS.
“Donald Trump membuatku seakan jadi alien,” kata atlet keturunan Somalia itu.
Lantas, bagaimana respons enam negara yang warganya jadi subjek kebijakan Donald Trump? Berikut di antaranya, seperti Liputan6.com kutip dari Guardian, Senin (30/1/2017).
Iran
Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif, via Twitter mengatakan, kebijakan Donald Trump adalah “hadiah besar” untuk para ekstremis.
Ia menambahkan, diskriminasi kolektif yang sedang dilakukan AS justru menambah amunisi organisasi teroris untuk merekrut para pengikut anyar.
Sementara itu, pernyataan resmi Pemerintah Iran menyebut, larangan tersebut adalah penghinaan bagi dunia Muslim. Teheran juga memperingatkan, tindakan balasan bisa jadi diberlakukan pada para pemegang paspor AS — yang berarti perjalanan warga Amerika ke Iran akan dibatasi.
Hubungan Iran-AS berlangsung dingin selama bertahun-tahun. Presiden AS Jimmy Carter memutuskan hubungan dengan Teheran pada 1980, menyusul krisis sandera Iran.
Irak
Pemerintah Irak mengatakan, mereka memahami motif keamanan di balik keputusan Donald Trump membatasi kedatangan warga dari tujuh negara, termasuk Irak.
Namun, Baghdad menggarisbawahi “hubungan khusus” antara AS-Irak yang layak jadi pertimbangan.
Juru bicara pemerintah Saad al-Hadithi mengatakan, Irak berharap perintah eksekutif tersebut tidak mempengaruhi upaya memperkuat dan mengembangkan hubungan bilateral antara Irak dan Amerika Serikat.
Dua anggota parlemen Irak mengatakan, mereka berencana melobi pembatasan tersebut, dengan menyatakan bahwa kedua negara perlu mempertahankan aliansi mereka melawan ISIS
“Irak berada di garis depan melawan terorisme. Tak adil jika Irak diperlakukan dengan cara seperti ini,” kata komite hubungan internasional parlemen Irak.
“Kami meminta pemerintah Irak untuk membalas keputusan yang diambil oleh pemerintah AS.”
Pernyataan keras juga datang dari juru bicara Popular Mobilisation, koalisi kelompok paramiliter Irak yang memerangi ISIS.
Mereka menyerukan pemerintah Irak untuk melarang warga AS memasuki negara itu dan mengusir mereka yang saat ini masih ada di wilayah Irak.
Ribuan tentara AS tetap berada di Irak setelah invasi 2003. Pengungsi Irak yang telah diterima ke AS dalam dekade terakhir.
Semuanya melalui pemeriksaan yang meluas, yang melibatkan wawancara dan pengecekan latar belakang. Banyak dari mereka yang bekerja untuk militer atau pemerintah AS.
Suriah
Suriah masih didera krisis kemanusiaan, yang terancam mencapai level kritis. Maka tak heran jika Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad belum merilis pernyataan terkait perintah eksekutif Donald Trump. Hampir 5 juta orang telah mengungsi dari Suriah sejak perang saudara pecah. Sementara, 12.587 di antaranya tiba di AS sebagai pengungsi. Keputusan Trump memicu penghentian program penempatan pengungsi Suriah di AS. Ini disebut oleh PBB dan International Organisation for Migration, sebagai yang paling mendesak di dunia.
Trump diharapkan meninjau kembali keputusannya, atau setidaknya menyediakan “zona aman” di Suriah untuk mereka yang rentan di negara itu.
Yaman
Pemerintah Yaman belum mengeluarkan pernyataan. Namun, kedutaan Yaman di Washington mengunggah peringatan di Facebook untuk warga mengenai larangan perjalanan ke AS, dan menasihati mereka untuk tidak melakukan perjalanan ke atau dari Amerika.
Yaman berada di tengah perang saudara — di mana AS melancarkan serangan drone terhadap target Al Qaeda di negara tersebut, yang juga menewaskan penduduk sipil maupun warga AS.
Minggu kemarin, seorang tentara tewas. Ia menjadi yang pertama gugur pada masa kepemimpinan miliarder nyentrik itu. Serdadu itu tewas dalam upaya penyerangan ke Al Qaeda.
Libya dan Somalia
Sejauh ini, negara tidak telah merilis pernyataan resmi dalam menanggapi larangan tersebut.
Libya saat ini diketahui telah hancur oleh perang saudara. Negara itu kini tidak memiliki pemerintah pusat yang berfungsi.
Sumber : [opinibangsa.com / lpt]

Sebuah masjid Texas telah dirusak oleh api hanya beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif membatasi migrasi dari tujuh negara mayoritas Muslim

Petugas di toko melihat asap dan api mengepul dari Islamic Center Victoria di Texas (foto) sekitar 02:00 pada hari Sabtu dan disebut pemadam kebakaran

Suaracitizen.com – Sebuah masjid Texas telah dirusak oleh api hanya beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif membatasi migrasi dari tujuh negara mayoritas Muslim.

Petugas di toko melihat asap dan api mengepul dari Islamic Center of Victoria di sekitar 02:00 pada hari Sabtu, dan pemadam kebakaran menghabiskan lebih dari empat jam berjuang melawan api.

Foto masjid menunjukkan kubah digulingkan, dan dan presiden pusat ini Shahid mengatakan: ‘. Ini terlihat benar-benar hancur’

Pemadam kebakaran menghabiskan lebih dari empat jam berjuang melawan api. Masjid ini dipecah menjadi minggu lalu
imam terjaga dan diperiksa pengawasan online masjid, hanya untuk menemukan alarm tidak aktif dan pintu yang terkunci. Petugas pemadam kebakaran sudah berada di tempat kejadian ketika ia tiba

Imam Mesjid terjaga di pagi hari dan diperiksa pengawasan online masjid, hanya untuk menemukan alarm tidak aktif dan pintu-pintu terkunci, presiden pusat Islam Shahid Hashmi mengatakan.

Baru minggu lalu, seseorang masuk ke masjid dan mencuri sejumlah elektronik, termasuk laptop.
“Dia khawatir tentang hal itu dan melaju di sana,” kata Hashmi. ‘Pada saat itu, mobil pemadam kebakaran sudah ada menuangkan air di atas api. “

“Ini menyedihkan untuk berdiri di sana dan menonton runtuh ke bawah, dan api itu begitu besar,” kata Hashmi.

 

Sumber : dailymail.co.uk

Sepekan Trump Dilantik Jadi Presiden AS, Masjid di Texas Dibakar

Suaracitizen.com – Hanya berselang sepekan sejak Donald Trump dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat, sebuah masjid di Texas dilalap api pada Sabtu pagi.
Asap dan api menyala dari Pusat Islam di Victoria sekitar pukul 2 pagi waktu setempat. Hal tersebut dikonfirmasi oleh departemen pemadam kebakaran.
“Sangat menyedihkan hanya berdiri dan melihat bangunan itu ambruk, dan apinya sungguh sangat besar,” ujar presiden Pusat Islami, seperti dikutip dari ABC News, Minggu (29/1).
Ketua pemadam kebakaran Victoria Tom Legler meminta pertolongan dari kantor pusat pemadam kebakaran Texas dan Biro Federal Alk0h0l, Tembakau, S3nj4t* 4pi dan L3d4k4n, untuk mencari tahu penyebab api.
Hashmi mengungkapkan, pihak otoritas mengatakan padanya kalau terlalu cepat untuk berspekulasi mengenai penyebab kebakaran.
“Saat ini masih belum jelas (penyebab kebakaran). Kami tidak memiliki data awal atau informasi apapun bagaimana mulanya api bisa membakar bangunan. Jadi, saya yakin penyebab akan diketahui dalam beberapa hari ke depan,” lanjut dia.
Imam masjid mengatakan, dia bangun subuh untuk mengecek kamera pengawas online, namun menemukan alarm masjid tidak aktif dan pintu tak terkunci. Kemudian pada 21 Januari lalu, seseorang merusak pintu dan mencuri sejumlah peralatan elektronik, termasuk laptop.
Bangunan ini dibangun pada tahun 2000. Beruntung tidak ada laporan korban tewas atau luka akibat insiden ini.
SUmber : [ mdk]

Raja Arab Saudi dan Jokowi Bertemu Tak Bahas Habib Rizieq, tapi Soal Ini

Suaracitizen.com – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret mendatang.
Awalnya, beredar informasi bahwa Raja Arab Saudi akan menemui Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. Namun Dubes Arab Saudi untuk Indonesia menyatakan bahwa kabar itu tidak benar alias hoax.
Raja Arab Saudi berkunjung ke Indonesia untuk memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kedatangan Raja Arab itu juga berkaitan dengan isu-isu yang masih mengganjal dalam investasi Arab Saudi di Indonesia.
Pimpinan Komisi VI DPR RI, Inas N. Zubir mengatakan, program Pemerintahan Jokowi di sektor pengilangan minyak, perumahan rumah murah dan pariwisata telah menarik minat Arab Saudi untuk berinvestasi, terutama investasi di sektor pengilangan minyak yang selama 10 tahun terakhir ini terabaikan.
Dalam program pembangunan kilang minyak, Jokowi telah menginstruksikan Pertamina untuk segera merevitalisasi dan membangun kilang baru, dan kemudian Pertamina menyerjemahkannya dalam road map Grass Root Refinery (GRR) dan Refinery Development Master Plan (RDMP).
Investasi yang dibutuhkan untuk RDMP di Balikpapan sebesar US$ 4,6 miliar dan Cilacap US$ 5 miliar. Sedangkan investasi yang dibutuhkan untuk GRR di Bontang sebesar US$ 14 miliar dan Tuban US$ 14 miliar.
Inas menjelaskan, perusahaan minyak negara Arab Saudi, Saudi Aramco, telah dilengserkan dari GRR Tuban oleh perusahaan minyak yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh pemerintah Rusia, Rosneft.
Selain itu, Saudi Aramco juga menjadi investor di RDMP Cilacap, dimana JV Agreement-nya sudah ditanda tangani di bulan november 2016 yang lalu tetapi menuai protes dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB).
“Dalam JV Agreement tersebut tampak benar bahwa Saudi Aramco memperoleh keuntungan yang lebih besar ketimbang Pertamina,” kata Inas.
Dalam RDMP Cilacap tersebut Saudi Aramco akan membenamkan investasinya sebesar US$ 5 miliar untuk meningkatkan kapasitas kilang Cilacap dari 350 MBCD menjadi 400 MBCD, di mana kemudian komposisi kepemilikan kilang Cilacap berubah menjadi 55 persen Pertamina dan 45 persen Saudi Aramco.
Dalam JV Agreement diatur bahwa setelah RDMP Cilacap selesai, maka Pertamina harus membeli seluruh produk kilang Cilacap dengan harga IPP (Import Parity Price) atau harga import dengan formula MOPS (Mean Of Platts Singapore) yang tentunya sangat tidak menguntungkan bagi rakyat Indonesia.
“Isu tentang GRR Tuban dan RDMP Cilacap tersebut diperkirakan akan menjadi topik utama pembicaraan Pangeran Salman dengan Jokowi. RDMP Balikpapan dan GRR Bontang juga seksi untuk dibicarakan oleh kedua kepala negara, asalkan Indonesia tidak menjadi sapi perahan Saudi Arabia,” ujar Inas.
Sumber : [psi]

Subhanallah.. Suara Indah Presiden Erdogan Tilawah Al-Quran Awal Surat Al-Baqarah

Subhanallah.. Suara Indah Presiden Erdogan Tilawah Awal Surat Al-Baqarah

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dikenal dengan suaranya yang indah saat tilawah Al-Quran.

Dalam beberapa kesempatan di acara-acara non formal, Presiden Erdogan kerap membacakan beberapa ayat Al-Quran yang dihafalnya dengan suara merdu.

Di kesempatan ini, tampk di sebuah masjid Presiden Erdogan membacakan awal dari surat Al-Baqarah yang menyebutkan tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa yang menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup di dunia dan yakin dengan kehidupan akhirat walau belum pernah melihatnya.

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
الٓمٓ (١) ذَٲلِكَ ٱلۡڪِتَـٰبُ لَا رَيۡبَ‌ۛ فِيهِ‌ۛ هُدً۬ى لِّلۡمُتَّقِينَ (٢) ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ
ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ (٣) وَٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ وَبِٱلۡأَخِرَةِ هُمۡ يُوقِنُونَ (٤) أُوْلَـٰٓٮِٕكَ عَلَىٰ هُدً۬ى مِّن رَّبِّهِمۡ‌ۖ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ (٥
1. Alif laam miim
2. Kitab [Al Qur’an] ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa
3. [yaitu] mereka yang beriman kepada yang ghaib yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
4. dan mereka yang beriman kepada Kitab [Al Qur’an] yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu serta mereka yakin akan adanya [kehidupan] akhirat.
5. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung. (QS Al-Baqarah: 1-5)Berikut videonya yang diunggah @IlmFeed:

Buktikan Janji, Trump Larang Masuk Warga Dari Tujuh Negara Muslim

Suaracitizen.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menandatangani surat perintah untuk melarang kedatangan pengungsi Suriah dan imigran muslim masuk ke Amerika Serikat. Dia juga memerintahkan untuk segera membangun dinding perbatasan dengan Meksiko.
Trump memerintahkan permintaannya tersebut segera dilaksanakan pekan ini.
Dilansir dari koran The Independent, Rabu (25/1), Trump rupanya tengah memperketat akses imigran, pengungsi dan beberapa pemegang visa dari Irak, Iran, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman. Dikutip dari laporan Reuters, perintah Trump ini termasuk dengan pelarangan administrasi imigran dari semua negara sampai Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keamanan Dalam Negeri mencapai tahap akhir proses pemeriksaan.
Direktur eksekutif nasional Dewan Hubungan Amerika-Islam Nihad Awad mengecam media yang memberikan laporan mengenai permintaan imigrasi Trump.
“Keputusan ini tidak akan membuat negara kita lebih aman, namun justru akan membuat semakin menakutkan dan kurang terbuka,” kata Awad.
Pada masa kampanyenya, Presiden Trump berjanji akan menutup semua perbatasan AS dengan Meksiko. Dia juga mengatakan tidak akan membiarkan imigran muslim masuk ke negaranya.
Sumber : (ma)

Raja Salman Kembali Perintahkan Shalat Istisqa Di Seluruh Negeri

Suaracitizen.com – Senin 23 Januari 2017, Raja Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, Penjaga Dua Masjid Suci, meminta seluruh masjid di wilayah Arab Saudi untuk menggelar shalat Istisqa (shalat meminta hujan) pada hari Kamis (26/01) mendatang.
“Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdul Aziz menyerukan pelaksanaan shalat istisqa di seluruh Kerajaan Arab Saudi pada hari Kamis mendatang. Dan meminta seluruh warga Saudi dan muqimin untuk bertobat dan memohon pengampunan kepada Allah, serta memperbanyak amal kebaikan,” ujar Raja Salman dalam pernyataan yang dikeluarkan Royal Court.
Shalat Istisqa adalah sebuah sunnah yang diajarkan Rasulullah ﷺ untuk meminta hujan dan menghilangkan kekeringan kepada Alllah Subhanahu Wata’ala saat terjadinya penundaan hujan dan kelangkaan air.
Shalat Istisqa biasanya dilakukan ditempat terbuka dan sering dilakukan ditempat terbuka dengan doa:
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اَلْعَالَمِينَ، اَلرَّحْمَنِ اَلرَّحِيمِ، مَالِكِ يَوْمِ اَلدِّينِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ، اَللَّهُمَّ أَنْتَ اَللَّهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَنْتَ اَلْغَنِيُّ وَنَحْنُ اَلْفُقَرَاءُ، أَنْزِلْ عَلَيْنَا الْغَيْثَ ، وَاجْعَلْ مَا أَنْزَلْتَ قُوَّةً وَبَلَاغًا إِلَى حِينٍ
Artinya: Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang merajai hari pembalasan, tidak ada Tuhan selain Allah yang melakukan apa yang Ia kehendaki, ya Allah Engkaulah Allah tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau Mahakaya dan kami orang-orang fakir, turunkanlah pada kami hujan, dan jadikan apa yang Engkau turunkan sebagai kekuatan dan bekal hingga suatu batas yang lama. [opinibangsa.com / emc]

(Video) Presiden Trump Serius Menyimak Saat Al-Quran Dibacakan, Bahkan Istrinya Disentil Agar Duduk Tenang

Suaracitizen.com – Washington – Presiden Amerika terpilih Donald Trump resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada Jumat, 20 Januari 2017.

Pada Sabtunya (21/1/2017), digelar doa bersama di Katedral Nasional Washington yang dihadiri beberapa pemimpin agama.

Salah satunya adalah Imam Mohamed Magid, ulama AS yang terkenal di Washington, Direktur Eksekutif All Dulles Area Muslim Society.

Imam Magid adalah salah satu dari 26 tokoh agama dari beragam agama yang diundang. Dalam Program acara mengatakan Magid akan membaca “Muslim Call To Prayer” (adzan).

Namun, Imam Magid memilih untuk membacakan dua ayat Al-Qur’an. Dibacakan dengan indah Al Quran dalam bahasa Arab dan terjemahan inggris.

Yang pertama ayat di dalam surat Al-Hujurat tentang kesetaraan manusia ciptaan Tuhan dengan implikasi politik yang jelas, terutama pada saat perselisihan rasial dan agama, ketika banyak Muslim Amerika merasa terpinggirkan dan tidak dipercaya.

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقۡنَـٰكُم مِّن ذَكَرٍ۬ وَأُنثَىٰ وَجَعَلۡنَـٰكُمۡ شُعُوبً۬ا وَقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوٓاْ‌ۚ إِنَّ أَڪۡرَمَكُمۡ عِندَ ٱللَّهِ أَتۡقَٮٰكُمۡ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ

خَبِيرٌ۬

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Al-Hujurat: 13)

Ayat kedua ia baca adalah dari Surah Ar-Rum ayat 22:

وَمِنۡ ءَايَـٰتِهِۦ خَلۡقُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَـٰفُ أَلۡسِنَتِڪُمۡ وَأَلۡوَٲنِكُمۡ‌ۚ إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَـٰتٍ۬ لِّلۡعَـٰلِمِينَ

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.” (QS Ar-Rum: 22)

Seorang juru bicara Magid mengatakan bacaannya dari ayat-ayat telah disetujui oleh pejabat di Katedral Nasional Washington.

“Setelah pilpres, ketika banyak hal yang dikatakan tentang Muslim, dan ada pertanyaan tentang kesetiaan Muslim, ayat-ayat ini dimaksudkan untuk menyampaikan pesan bahwa kita harus datang bersama-sama dan menghormati keragaman – bahwa Tuhan membuat kita seperti ini,” kata Rizwan Jaka, seperti dilansir CNN.

Saat Al-Quran dibacakan tampak Trump serius menyimak, bahkan Trump sempat mencolek istrinya yang berada di sebelahnya agar lebih tenang saat Al-Quran dibacakan.

Berikut video saat dibacakan ayat-ayat Al-Quran kepada Presiden Trump.

Kem4tian Tr4gis Si Anti Arab, Adakah yang Mau Mengikutinya? Berikut Kisahnya

Suaracitizen.com – Ini kisah tentang Musthafa Kamal. Penguasa Turki (tahun 1923-1938) yang sangat anti dengan yang ‘kearab-araban’. (Padahal namanya sendiri berbahasa arab).

Pakaian ‘arab’ dilarang, adzan dengan bahasa arab dilarang, tulisan nama-nama masjid dengan bahasa arab dilarang.

Bahkan saking bencinya dengan tulisan arab, Qur’an pun tidak boleh diedarkan jika masih memakai tulisan arab.

Matanya memerah, marah jika melihat TULISAN ARAB.

Puluhan ulama ia buru dan g4ntung karena menentang idenya yang ingin menghapus pengaruh arab dalam masyarakat.

Tapi tahukah anda bagaimana akhir Si Anti Arab ini? Begini kisahnya…

Menjelang kem4tiannya, Allah datangkan beberapa penyakit hingga ia merasakan s!ks4an yang demikian dahsyat.

Diantaranya penyakit kulit sampai ke kaki dimana ia merasa gatal-gatal seluruh tubuh. Gatal tidak kunjung hilang meski kulit terkelupas akibat digaruk menggunakan kuku.

Ditambah dengan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, serta marasa panas sepanjang waktu. #Ters!ks4

Pembantu-pembantunya

juga diarahkan untuk meletakkan potongan-potongan es di dalam selimut untuk mendinginkan tubuhnya. Namun tetap sia-sia.

Karena tidak tahan dengan panas yang ditanggung, ia menjerit sehingga seluruh istana mendengar jeritan itu.

Karena tidak tahan mendengar jeritan, mereka yang bertanggung jawab mengirimnya ke tengah lautan dan ditempatkan dalam perahu dengan harapan ia akan merasa sejuk. Panasnya tak juga hilang!

Pada 26 September 1938, ia pingsan/koma selama 48 jam karena terlalu panas dan sadar setelah itu, tetapi hilang ingatan.

Pada 9 November 1938, Kemal pingsan lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia.

Sewaktu dia meninggal, tidak seorang pun yang memandikan, mengkafani dan menyolatkan mayatnya. #busuk

Mayatnya diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuan beliau datang meminta ulama-ulama Turki memandikan, mengkafani dan menyolatkannya.

Kemudian mayatnya telah dipindahkan ke Ankara dan dipertontonkan di hadapan Grand National Assembly Building. Pada 21 November, dipindahkan pula ke sebuah tempat sementara di Museum Etnografi di Ankara yang berdekatan gedung parlemen

Lima belas tahun kemudian yaitu pada tahun 1953, barulah mayatnya diletakkan di sebuah bukit di Ankara. Mayat Ataturk tidak pernah dikebumikan. Tiada tanah yang layak untuk menjadi kuburnya.

Para ulama saat itu mengatakan bahwa bukan hanya bumi Turki, seluruh bumi Allah ini tidak akan menerima jasad Mustafa Kamal Ataturk.

Begitulah kematian si anti arab. Adakah yang mau mengikutinya?